SuaraJakarta.id - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan besarnya potensi Bank Emas Indonesia sebagai salah satu instrumen strategis untuk mengoptimalkan kekayaan nasional. Hal tersebut diungkapkan Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI, Jumat (14/8/2026).
Presiden Prabowo menekankan bahwa keberadaan Bank Emas menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan komoditas emas Indonesia tidak hanya ditambang di dalam negeri, tetapi juga disimpan, diperdagangkan, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Hal tersebut sejalan dengan langkah Danantara melalui PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bersama Holding Ultra Mikro (UMi) dalam membangun ekosistem keuangan yang semakin terintegrasi. Melalui PT Pegadaian yang menjadi bagian dari Holding UMi, BRI Group terus memperkuat ekosistem emas nasional dari hulu hingga hilir.
Hingga saat ini, kelolaan ekosistem emas dalam Holding Ultra Mikro telah mencapai 153 ton yang terdiri dari deposito emas, gadai emas, tabungan emas, cicilan emas, pinjaman modal kerja emas, bullion trading serta jasa titipan emas korporasi. Hal tersebut mencerminkan semakin besarnya peran emas sebagai instrumen investasi, penyimpan nilai, sekaligus bagian dari ekosistem pembiayaan masyarakat.
Group CEO BRI Hery Gunardi mengatakan bahwa pengembangan ekosistem emas melalui Pegadaian menjadi salah satu bentuk konkret sinergi Holding Ultra Mikro dalam mendukung agenda pemerintah untuk mengoptimalkan potensi kekayaan nasional sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.
“Arahan Presiden menegaskan bahwa emas memiliki potensi strategis yang sangat besar bagi perekonomian Indonesia. Melalui Holding Ultra Mikro, BRI bersama Pegadaian terus memperkuat ekosistem emas agar semakin terintegrasi, inklusif, dan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat maupun perekonomian nasional. Dengan kelolaan ekosistem emas yang telah mencapai 153 ton, kami melihat ruang pertumbuhannya masih sangat besar ke depan,” ujar Hery.
Penguatan ekosistem emas juga menjadi bagian dari evolusi Holding Ultra Mikro setelah hampir lima tahun mengintegrasikan kekuatan BRI, Pegadaian, dan PNM dalam melayani segmen mikro dan ultra mikro.
Jika pada tahap awal Holding UMi berfokus pada perluasan akses pembiayaan dan inklusi keuangan, pengembangan ekosistem kini diarahkan semakin luas untuk membantu masyarakat membangun aset dan meningkatkan kapasitas finansial secara berkelanjutan.
“Holding Ultra Mikro terbukti tidak hanya untuk memperluas akses pembiayaan, tetapi juga membantu masyarakat membangun aset. Ini merupakan tahapan penting dalam proses pemberdayaan, dari memperoleh akses layanan keuangan, mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, hingga pada akhirnya mampu mengakumulasi aset dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Hery.
Baca Juga: BRI Bawa Tiga Pilar Baru di Qlola New Skin, dari Personalisasi hingga Konektivitas
Ke depan, BRI bersama Pegadaian dan PNM dalam Ekosistem Ultra Mikro akan terus memperkuat integrasi ekosistem, memperluas akses layanan, serta mengembangkan inovasi untuk menjadikan emas sebagai salah satu instrumen yang mampu mendorong inklusi sekaligus pendalaman sektor keuangan nasional.
“Indonesia memiliki potensi emas yang sangat besar. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dapat dikelola dalam ekosistem yang terintegrasi sehingga memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. BRI Group melalui Holding Ultra Mikro siap mengambil peran untuk memperkuat ekosistem tersebut dan memastikan kekayaan Indonesia dapat menjadi sumber kekuatan bagi perekonomian nasional,” pungkas Hery.***
Berita Terkait
-
BRI Bawa Tiga Pilar Baru di Qlola New Skin, dari Personalisasi hingga Konektivitas
-
Hadir di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI
Terpopuler
- Dapat Warisan PR Karhutla, Menko Polkam Dudung Siap Terjun Langsung ke Lokasi
- 4 Rekomendasi Pelembap Viva untuk Kulit Kering, Bantu Perbaiki Skin Barrier
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
- 8 Sneakers Lokal Paling Nyaman dan Modis untuk Gaya Harian, Mulai Rp200 Ribuan
Pilihan
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
Terkini
-
Project of the Year Indonesia 2026, Apa yang Membuat Kawasan Ini Dilirik?
-
Pertemuan Rutin Bulanan: H. Robert Nitiyudo Wachjo Pesankan Dzikir & Syukur Kepada 1.232 Anak Binaan
-
BRI Junio x Mobile Legends: Menabung Rp1 Juta Bisa Bawa Pulang Kartu Koleksi
-
Raih Penghargaan Tim ESDM Siaga Bencana 2026, NHM Tegaskan Komitmen Kemanusiaan
-
Agen BRILink Ria Irawan Aktif Jemput Bola Transaksi Warga Hingga Topang Roda Ekonomi