SuaraJakarta.id - Penantian pedagang dan masyarakat mengenai perkembangan revitalisasi Pasar Ngadiluwih segera terbayar. Pekerjaan revitalisasi pasar rakyat ini hampir rampung. Tidak hanya berganti wajah, pasar yang akan beroperasi 24 jam ini juga bakal memberikan harapan baru.
Kabar baik ini disampaikan langsung Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana usai meninjau kondisi pasar terkini, Rabu (14/10/2026). Melihat progres pekerjaan revitalisasi pihaknya memperkirakan sekitar Bulan November Pasar Ngadiluwih siap diresmikan.
"Ini sedang sosialisasi kepada teman-teman pedagang yang selama ini menempati TPPS (Tempat Penampungan Pedagang Sementara)," kata Mas Dhito.
Pasar Ngadiluwih yang direvitalisasi pada 2025 akibat kejadian kebakaran itu kini menjadi lebih megah dengan konsep tradisional, modern dan berbudaya. Seperti Pasar Wates yang menjadi percontohan, operasional Pasar Ngadiluwih ini akan dibagi tiga shift.
Operasionalnya, sore hingga malam untuk tambahan pedagang kuliner, dini hari hingga pagi untuk pedagang sayur dan pagi hingga siang untuk pedagang los maupun kios. Dengan tambahan shift pedagang kuliner ini, Pasar Ngadiluwih bakal menjadi tempat bagi pedagang lama termasuk membuka peluang bagi pedagang baru yang akan mengadu peruntungan berjualan.
Belum lagi, pasar ini juga dilengkapi lapak foodcourt untuk kuliner khas Ngadiluwih dan Kabupaten Kediri.
"Seluruh pedagang yang sudah ada bisa masuk semuanya, total pedagang (termasuk yang masuk daftar tunggu) ada 714 dan lapak yang tersedia 805 (belum termasuk pelataran untuk lesehan)," ungkap Mas Dhito.
Menurut Mas Dhito, dengan beroperasi 24 jam nantinya pada malam hari pun akan ada kegiatan ekonomi di Pasar Ngadiluwih. Terlebih bagian halaman pasar yang luas, seperti halnya Pasar Wates, saat jam kulineran, tak menutup kemungkinan akan ada live musik.
"Di tahun 2027 pedestarian di depan pasar juga akan kita perbaiki. Dan yang paling penting nantinya tidak ada pedagang yang berjualan di depan pasar, semua masuk ke dalam seperti Pasar Wates," terang Mas Dhito.
Baca Juga: Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih menambahkan, saat ini revitalisasi hampir rampung, adapun pekerjaan yang bobotnya masih besar yakni penyelesaian pemasangan fasad pada satu bagian los.
Selain penyelesaian pekerjaan pasar, saat ini pihaknya masih tahap sosialisasi ke pedagang dan dilanjutkan pengundian lapak yang dijadwalkan pada 27-30 Oktober. Selanjutnya, pada Desember semua pedagang sudah harus pindah dan berjualan di pasar yang baru.
Bagi masyarakat yang mau berjualan kuliner di pelataran, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri membuka peluang untuk mendaftar. Pun begitu pihaknya tetap mengutamakan terlebih dahulu memasukkan pedagang yang berjualan di depan pasar.
'"Kami juga membuka siapa saja yang dari luar mau masuk (berjualan kuliner) ke sini," tambahnya. ***
Berita Terkait
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi
-
Mas Dhito Cek Langsung Progres Pembangunan Museum Tahap 3
-
Hari Tani, Mas Dhito Bangun Sumur Submersible di Semua Kecamatan untuk Antisipasi Kemarau Panjang
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Mas Dhito Pastikan Bantu Marfel, Bocah SD yang Merawat Ibunya Sendirian
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
Dampingi Menko Pangan Cek Operasional Kopdes, Mas Dhito Kawal Kelengkapan Administrasi
-
BRI Dukung Koperasi Desa Untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan
-
PB ESI Perkuat Fondasi Organisasi untuk Mengukir Prestasi Esports Indonesia
-
Tanda Tanya Kapolri Kompak Pindah Tiga Mantan Kapolresta Solo ke Lemdiklat
-
Temukan Inspirasi Pernikahan Impian di Wedding Showcase 2026 Swiss-Belresidences Kalibata