facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Istri Wali Kota Depok Mohammad Idris Positif Corona

Pebriansyah Ariefana Kamis, 27 Agustus 2020 | 13:07 WIB

Istri Wali Kota Depok Mohammad Idris  Positif Corona
Wali Kota Depok M Idris. [Antara]

Kondisi saat ini dalam keadaan stabil dan melakukan isolasi di rumah sakit.

SuaraJakarta.id - Istri Wali Kota Depok Mohammad Idris positif corona. Hal itu disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok Dadang Wihana melalui keterangannya pada Kamis (27/8/2020).

Kondisi saat ini dalam keadaan stabil dan melakukan isolasi di rumah sakit.

"Kami sampaikan informasi bahwa ketua Tim Penggerak PKK Depok bunda Elly Farida berdasarkan hasil Swab PCR terkonfirmasi positif Covid-19, " kata Dadang Wihana.

Bunda Elly kata Dadang positif corona sementara terindikasi merupakan kasus kontak erat dari kasus konfirmasi positif ASN Kecamatan Sukmajaya.

Baca Juga: PKS, PPP, dan Demokrat Resmi Usung Pasangang Idris-Imam di Pilkada Depok

"Selanjutnya untuk Wali Kota Depok Mohammad Idris dan anggota keluarga yang lain sudah dilakukan SWAB PCR dengan hasil Negatif Covid-19, " kata Dadang.

Dadang menambahkan, dari kasus ini kantor Kecamatan Sukmajaya dan kantor Dinas Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Kota Depok operasional ditutup sementara.

Penutupan operasional sementara ini kata dia, mulai tanggal 26 Agustus sampai dengan 1 September 2020, dan dilakukan disinfektasi di seluruh area
kantor.

"Seluruh karyawan melakukan isolasi mandiri dan Work From Home (WFH), serta melakukan Swab PCR. Lalu melakukan tracing kasus, dan Swab PCR terhadap seluruh kontak erat, dimulai hari ini Kamis 27 Agustus 2020," kata dia.

Lebih lanjut Dadang mengatakan, bagi warga yang merasa melakukan kontak erat dan belum dihubungi oleh Tim Tracing atau Puskesmas, agar dapat melapor diri ke Puskesmas atau mengisi google form di alamat http://bit.ly/SwabTestDinkes2020.

Baca Juga: Petahana Mohammad Idris Didukung PKS, PAN, PD, PPP Maju Cawali Kota Depok

"Selanjutnya akan dilakukan Rapid Test atau Swab PCR. Kejadian Covid-18 dapat menimpa siapa saja dan dimana saja, " pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait