Hanya Pajang Foto Soekarno, Ini Kisah Rumah Reot Viral di Desa Tangerang

Rumah itu dihuni oleh seorang kakek paruh bayah bernama Markuh.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 01 September 2020 | 12:30 WIB
Hanya Pajang Foto Soekarno, Ini Kisah Rumah Reot Viral di Desa Tangerang
Sebuah rumah bilik bambu yang terletak di Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, sudah kadung viral di media sosial. (Suara.com/Ridsha)

SuaraJakarta.id - Sebuah rumah bilik bambu yang terletak di Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, sudah kadung viral di media sosial.

Rumah tersebut viral karena Ahmad Jazuli, seorang warga setempat dianiaya oleh oknum aparatur desa parahu.

Ahmad memposting rumah bilik itu di akun facebooknya. Rupanya, rumah itu dihuni oleh seorang kakek paruh bayah bernama Markuh.

SuaraJakarta.id bertandang ke rumah kakek tersebut. Markuh memang tinggal di sebuah rumah bilik bambu.

Baca Juga:Tetangga Dengar Suara Wanita Dicekik di Hotel, Korban: Tolong Saya Disiksa

Namun, kakek berusia 70-an ini tak seorang diri. Ia ditemani oleh anak, cucu, hingga menantu. Hanya saja, mereka tidak tinggal berbarengan dengan Markuh.

Rumah Markuh yang berbilik bambu itu, dengan kediaman anak dan cucunya jaraknya saling berdekatan. Karena keinginan kakek yang ingin tinggal sendiri menjadi alasannya.

Muhammad Tabroni, anak bungsu dari Markuh membenarkan kondisi tersebut saat di wawancarai Suara.com.

Tabroni mengakui, ayahnya yang memang berkeinginan untuk tinggal seorang diri di rumah bilik bambu.

"Rumah itu beliau yang buat sendiri saat masih bugar," ujar Tabroni, Selasa (1/9/2020).

Baca Juga:Ngedumel, Warga Benda Pasrah Angkut Barang Rumah Digusur Proyek Tol Jokowi

"Sudah sering keluarga mengajaknya untuk tidur bersama-sama. Tapi, saat selalu diajak selalu minta keluar dan ingin di rumah bilik bambu," lanjutnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak