SuaraJakarta.id - Habib Rizieq Shihab, pentolan Front Pembela Islam atau FPI yakin sekali dirinya dicekal Pemerintah Arab Saudi atas pemintaan Pemerintah Indonesia. Dengan alasan keamanan.
Itu juga yang membuat Habib Rizieq Shihab 3 tahun berada di Arab Saudi. Dia mengaku tidak bisa pulang ke Indonesia.
Habib Rizieq pun menyebut empat indikator yang membuat dia yakin, pencekalannya di Arab Saudi merupakan permintaan pemerintah Indonesia.
Pertama, dia menerima lembaran surat pencekalan dari imigrasi setempat, alasannya demi keamanan yang menurutnya sangat berbau politis.
Baca Juga:Kabar Terbaru Habib Rizieq, Dicekal Arab Saudi karena Alasan Keamanan
Kedua, dia mendapat informasi dari sumber terpercaya mengenai pencekalannya.
Ketiga, ucapan Kedutaan Besar Arab Saudi yang mengatakan siap memulangkan Habib Rizieq kapan pun asalkan mendapat restu dari pemerintah Indonesia.
Keempat, saat hendak pulang untuk menghadiri Reuni 212 dia dihalang-halangi alias tak mendapat izin.
“Jadi bukan saya yang takut pulang, tapi rezim Jokowi yang takut saya pulang. Kira-kira jelas enggak? Takbir!!!” tegasnya sambil menyulut semangat audien.
Hal tersebut diakui Habib Rizieq di hadapan audiens kembali naik ke permukaan.
Baca Juga:Habib Rizieq Disebut Manusia Sampah, Anggota FPI Ngamuk Lempar Bom Molotov
Dia berada di tengah tokoh agama lain yang mengenakan pakaian serba putih.
- 1
- 2