facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Corona di Jakarta Mengkhawatirkan, Anies: Kapasitas Rumah Sakit Terbatas

Bangun Santoso | Fakhri Fuadi Muflih Rabu, 09 September 2020 | 13:18 WIB

Corona di Jakarta Mengkhawatirkan, Anies: Kapasitas Rumah Sakit Terbatas
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

"Mengapa ini mengkhawatirkan karena kapasitas rumah sakit ada batasnya," ujar Anies

Dalam waktu 24 jam, dilaporkan 1.015 orang kembali dilaporkan positif terjangkit virus corona. Angka tertinggi pasien corona sendiri sudah belakangan ini selalu berada di kisaran 800-1000 orang dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 48.811 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 36.451 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 1.020 orang sejak Senin (7/9/2020).

Baca Juga: WNI Dilarang Masuk 59 Negara, DPR: Ini PR Pemerintah

Sementara, 1.330 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat bertambah 12 orang sejak kemarin.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 8.570 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.856 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.015 positif dan 5.841 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 66.213. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 55.424," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2020).

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,2 persen. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 6,9 persen.

Baca Juga: Virus Corona di Jakarta Makin Mengkhawatirkan, Anies Gelar Rapat Khusus

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait