Maksum menyelamatkan ke empat orang itu dengan cara menjebol pintu samping.
Akhirnya Siti, bersama ketiga anaknya yakni Fisilmi Khafa (16), Safira (12) dan Aisyah (1) berhasil keluar dari kepungan api.
“Rumah adik itu di tempati 4 orang, yakni adik saya dan tiga anaknya,” jelasnya.
Sebelum melakukan aksi nekatnya itu, KHO membawa beberapa botol air mineral berisi pertalite. Awalnya KHO memecahkan kaca jendela, dan menyiramkan pertalite ke ruang tamu rumah Siti.
Baca Juga:Tiga Pelaku Pembakar Rumah Warga di Nias Ditangkap Polisi
Selanjutnya KHO membakar ranting kayu dan melemparkannya ke ruang tamu. Api pun langsung membakar ruang tamu dan seisinya.
Nahasnya korban Siti dan dan ketiga anaknya tidur di ruang tamu itu. Siti dan ketiga anaknya terbangun setelah api membakarnya.
Aksi KHO tak sampai di situ, pertalite yang masih ada disiramkan ke teras dan dibakar lagi. Siti dan ketiga anak, hanya bisa minta tolong karena terkepung api. Akhirnya ketiganya diselamatkan Maksum lewat pintu samping.
“Dari ke empatnya hanya satu yang tidak mengalami luka bakar, yaitu Aisyah yang masih umur satu tahun. Aisyah waktu itu didekap oleh Siti,” ungkapnya.
Sementara itu Kapolsek Candi AKP Yulie Krisna mengatakan pihaknya sudah menangani perkara tersebut. Dari TKP di sita barang bukti berupa satu botol cleo besar berisi pertalite, tiga botol teh pucuk berisi pertalite, dan satu botol air mineral Indomart berisi pertalite.
Baca Juga:Dituding Bawa Kabur Istri Orang, Keluarga Herman Terluka Usai Rumah Dibakar
Perkara ini juga di-backup oleh Satreskrim Polresta Sidoarjo.