Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lecehkan Calon Penumpang, Petugas Rapid Test Bandara Soetta Kabur ke Sumut

Rizki Nurmansyah Jum'at, 25 September 2020 | 18:25 WIB

Lecehkan Calon Penumpang, Petugas Rapid Test Bandara Soetta Kabur ke Sumut
Ilustrasi pelecehan. (Suara.com/Ema Rohimah)

Awalnya, petugas rapid test berinisial EFY mengatakan hasil tes cepat LHI adalah reaktif.

SuaraJakarta.id - Polisi mengamankan oknum petugas rapid test Covid-19 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) berinisial EFY yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelecehan dan penipuan terhadap wanita calon penumpang berinisial LHI.

"Pagi tadi EFY diamankan di Balige, Toba Samosir Sumatera Utara," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Jumat (25/9/2020).

Yusri mengatakan saat ini petugas telah menerbangkan EFY menuju Markas Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk dilakukan pemeriksaan.

"Yang bersangkutan, sementara dalam perjalanan menuju Polres Bandara Soekarno-Hatta," tambahnya.

Saat dilakukan penangkapan, EFY sedang bersama seorang wanita dan anak yang diduga sebagai istri dan anak dari EFY.

Guna pemeriksaan lanjut, istri dan anak EFY juga diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa.

Kasus ini diketahui publik dan menjadi viral saat pengguna Twitter dengan akun "@listongs" mengaku menjadi korban pelecehan saat menjalani tes cepat di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Awalnya, petugas rapid test berinisial EFY mengatakan hasil tes cepat LHI adalah reaktif.

Kemudian oknum tersebut menawarkan untuk mengubah hasil tes cepat LHI dengan bayaran Rp 1,4 juta.

Namun setelah menyanggupi dan mentransfer uang sebesar Rp 1,4 juta, LHI juga mengaku mengalami pelecehan oleh EFY.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait