SuaraJakarta.id - Jenazah yang dimakamkan menggunakan protap pasien Covid-19 di Jakarta terus bertambah setiap harinya. Imbasnya, lahan pemakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) khusus corona terus menipis.
Menghadapi hal ini, luas lahan pemakaman di salah satu TPU khusus corona yakni TPU Pondok Ranggon bakal ditambah. Terlebih lagi tempat pemakaman ini diperkirakan akan penuh dalam satu bulan ke depan.
Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho. Ia mengaku dapat tugas tambahan dari Gubernur Anies Baswedan untuk menambah luas lahan.
"Kami diberi tugas tambahan sama pak Gubernur untuk membantu pematangan lahan jenazah Covid-19," ujar Hari saat dikonfirmasi, Senin (28/9/2020).
Baca Juga:Rekor! TPU Pondok Ranggon Makamkan 44 Jenazah Pasien Covid-19 Dalam Sehari
Pembukaan lahan baru ini disebutnya dibagi dua tahap. Untuk fase pertama ia akan menambah 7.141 meter persegi luas lahan pemakaman.
Selanjutnya di tahap kedua akan ditambah lagi luas lahannya sebanyak 6.150 meter persegi. Dengan demikian ada total penambahan 13.291 meter persegi atau 13 hektare.
"Iya Kurang lebih segitu (13.291 meter persegi) dari TPU Pondok Ranggon," katanya.
Diketahui, hingga saat ini, sudah ada 6.248 orang yang harus dimakamkan dengan protap corona.
Data ini disampaikan oleh akun resmi instagram Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, @dkijakarta. Lewat akun tersebut, disampaikan data pemakaman protap corona dari bulan Maret sampai 25 September 2020.
Baca Juga:Lahan Pemakaman Covid di TPU Pondok Ranggon Bisa Penuh 2 Bulan ke Depan
Jumlah terbanyak berada di bulan September dengan totak jenazah mencapai 1.372. Dari total tersebut, 786 jenazah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon dan 410 lainnya di TPU Tegal Alur.
- 1
- 2