SuaraJakarta.id - Untuk sementara waktu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan pindah kantor ke Depok untuk mengurusi COVID-19. Selama di Depok, Ridwan Kamil akan mengurusi hal teksnis soal ketersediaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan untuk pasien positif corona.
Ridwan Kamil akan berkantor di Depok, mulai pekan depan.
Dalam arahannya, Menko Marves RI Luhut Binsar Pandjaitan meminta Ridwan Kamil membentuk tim khusus untuk memverifikasi klaim biaya perawatan pasien COVID-19 dari rumah sakit di Jabar dengan bantuan BPJS Kesehatan.
Arahan kedua, Ridwan Kamil juga bisa membantu memberi tahu BPJS di daerah untuk berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.
Baca Juga:Pekan Depan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Pindah Kantor di Depok
![Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menunjukan lengannya yang telah di suntikan vaksin, di Puskesmas Garuda, Bandung, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/09/14/13995-ridwan-kamil.jpg)
"Tim khususnya dibentuk saja, nanti saat Pak Ridwan (Gubernur Jabar) ada di Depok atau sekitarnya itu untuk membantu verifikasi semua rumah sakit. Sehingga tidak ada lagi masalah cash flow ke depan. Sekaligus dari BPJS daerah itu mungkin ikut membantu asistensi (rumah sakit) supaya paham,” ucap Luhut dalam rapat koordinasi terkait Percepatan Penyelesaian Klaim Biaya Perawatan Pasien Covid-19 bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (29/9/2020).
Selain itu, Luhut mengatakan, akan ada tambahan 34 tempat tidur khusus untuk ICU di rumah sakit di Kota Depok.
Tambahan tempat tidur ini juga bisa digunakan bagi pasien COVID-19 dari daerah lain di Bodebek.
Arahan ketiga lainnya, Ridwan Kamil diminta cek langsung kesiapan rumah sakit di Depok untuk merawat pasien COVID-19.
![Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencuci tangannya sebelum menjalani penyuntikan vaksin, di Puskesmas Garuda, Bandung, Jawa Barat, Senin (14/9/2020). [ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/09/14/45730-ridwan-kamil.jpg)
“Mulai efektif besok (30/9/2020), ada 34 bed additional untuk ICU di Depok. Jadi, untuk area Bogor saya kira bisa di-cover (di Depok). Hari ini atau mungkin besok paling lambat nurse-nya akan masuk, kalau dokter tidak ada masalah, kemudian obat kita ikutkan semua. Nanti, Pak Ridwan bisa lihat (monitor ke lapangan),” kata Luhut.
Baca Juga:Tambah 1.132 Pasien Hari Ini, Jumlah Positif Corona DKI Capai 73.309 Orang
“Dengan adanya tambahan 34 bed di Depok itu, saya kira akan sangat membantu (penanganan COVID-19) di Bogor dan Depok,” tambahnya.