facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belum Kantongi Izin, Warga Blokir Akses Masuk Galian Tanah di Gunung Putri

Rizki Nurmansyah Kamis, 15 Oktober 2020 | 18:43 WIB

Belum Kantongi Izin, Warga Blokir Akses Masuk Galian Tanah di Gunung Putri
Warga Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat blokir akses masuk menuju galian tanah, Kamis (15/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]

Ada sebanyak 300 warga menolak aktivitas galian ini.

SuaraJakarta.id - Sejumlah warga Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melakukan aksi blokir jalan menuju akses galian tanah, Kamis (15/10/2020).

Pasalnya, warga menilai bahwa kontraktor galian tanah yang berlokasi di RW 05 Desa Cicadas, Gunung Putri, Bogor itu melanggar beberapa aturan.

Salah satunya melewati jalur pipa gas alam milik Pertamina Gas.

"Kami menilai, bahwa aturan main yang sudah dikeluarkan baik dari warga maupun pihak Pertamina Gas Pusat tidak digubris sama sekali oleh pihak kontraktor," ujar koordinator aksi Andri kepada wartawan di lokasi, Kamis (15/10/2020).

Baca Juga: Elpiji 3 Kg Disita dari Pedagang Batam yang Curang Naikkan Harga Eceran

Ia mengatakan, saat ini pihak kontraktor galian tanah hanya mengantongi izin prinsip dan surat izin masuk lokasi (Simlok) saja.

Sedangkan, untuk surat izin kerja aman (Sika) belum dipenuhi oleh pihak galian tanah.

"Izin Sikom mereka punya, tapi untuk Sika belum ditempuh sama sekali," katanya.

Ia mengungkapkan, warga dari RW 05 sudah menandatangani penolakan terhadap aktivitas galian tanah tersebut, dan akan melakukan blokir jalan sampai pihak kontraktor menempuh persyaratan yang sudah ditentukan.

"Ada sebanyak 300 warga menolak aktivitas galian ini. Kami akan melakukan blokir jalan akses masuk menuju galian tanah sampai semua persyaratan dipenuhi," jelasnya.

Baca Juga: Kisah Pejuang Nafkah, Nur Rofiq Si Penjaga Pertashop

Menurut Andri, warga Desa Cicadas mengkhawatirkan terjadinya kebocoran gas alam milik Pertamina.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait