Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jejak Hidup Pollycarpus, Jadi Pilot Garuda, Membunuh Munir, Meninggal COVID

Pebriansyah Ariefana Minggu, 18 Oktober 2020 | 07:35 WIB

Jejak Hidup Pollycarpus, Jadi Pilot Garuda, Membunuh Munir, Meninggal COVID
Pollycarpus Budihari Prijanto (tengah). (Antara/Novrian Arbi)

Pollycarpus pernah menjadi pilot maskapai Garuda Indonesia yang terlibat kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

SuaraJakarta.id - Nama Pollycarpus Budihari Priyanto mulai dikenal karena membunuh aktivis hak asasi manusia Munir. Dia membunuh Munir saat menjadi pilot Garuda Indonesia.

Sampai akhirnya Pollycarpus meninggal dunia, Sabtu (17/10/2020) kemarin karena positif corona.

Kabar kematian Pollycarpus tersebut dikonfirmasi oleh Sekjen Partai Berkarya, Badaruddin Andi Picunang.

Pollycarpus meninggal dunia setelah menjalani perawatan selama 16 hari di RSPP Jakarta karena COVID-19.

Pemilik nama lengkap Pollycarpus Budihari Priyanto ini lahir di Surakarta, 25 Januari 1961.

Pollycarpus pernah menjadi pilot maskapai Garuda Indonesia yang terlibat kasus pembunuhan aktivis HAM Munir.

Para demonstran saat menggunakan topeng bergamber muka Munir sebagai tuntutan atas pengungkapan kasusnya.
Para demonstran saat menggunakan topeng bergamber muka Munir sebagai tuntutan atas pengungkapan kasusnya.

Awalnya, Pollycarpus merupakan seorang pilot senior maskapai Garuda Indonesia. Namanya tiba-tiba dikenal karena terlibat dalam kasus pembunuhan seorang aktivis HAM, Munir Said Thalib.

Ia ditetapkan sebagai tersangka atas kasus tersebut pada 19 Maret 2005.

Diketahui bahwa Pollycarpus merupakan pilot yang bertugas dan berada dalam satu pesawat dengan Munir dalam perjalanan menuju Amsterdam.

Pollycarpus sempat divonis hukuman seumur hidup namun ia akhirnya dijatuhi hukuman 14 tahun penjara oleh majelis hakim.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait