alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Survei: Elektabilitas Parpol Stagnan, PDIP dan PSI Naik, Gerindra Melorot

Rizki Nurmansyah Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:00 WIB

Survei: Elektabilitas Parpol Stagnan, PDIP dan PSI Naik, Gerindra Melorot
Hasil survei yang dilakukan Y-Publica terkait elektabilitas partai politik (parpol). [Ist]

"Pemilu 2024 juga bakal diramaikan parpol-parpol baru," kata Rudi Hartono, direktur eksekutif lembaga survei Y-Publica.

SuaraJakarta.id - Elektabilitas partai politik (parpol) cenderung stagnan dalam tiga bulan terakhir, setelah mengalami kenaikan atau penurunan sejak Maret 2020.

Hal itu berdasarkan hasil temuan yang dilakukan lembaga survei Y-Publica.

Direktur Eksekutif Y-Publica, Rudi Hartono mengatakan, berdasarkan hasil survei lembaganya, hanya Gerindra yang melorot.

"Sedangkan dua parpol, yaitu PDIP dan PSI naik elektabilitasnya," ujarnya dilansir dari Antara, Rabu (28/10/2020).

PDIP tetap unggul dengan elektabilitas pada bulan Maret sebesar 30,3 persen, turun menjadi 29,1 persen, kemudian naik lagi menjadi 31,2 persen.

Sedangkan PSI terus mengalami kenaikan dari hanya 2,7 persen menjadi 4,6 persen, dan kini 4,7 persen.

Tangkapan layar Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan pada pengumuman calon kepala daerah PDIP gelombang IV, yang dilaksanakan secara virtual, di Jakarta, Jumat (28/8/2020). (Antara/Syaiful Hakim)
Tangkapan layar Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pengarahan pada pengumuman calon kepala daerah PDIP gelombang IV, yang dilaksanakan secara virtual, di Jakarta, Jumat (28/8/2020). (Antara/Syaiful Hakim)

Menyusul di belakang PDIP adalah Gerindra. Namun elektabilitasnya bergerak turun dari 15,2 persen menjadi 14,5 persen, dan kembali turun menjadi 13,8 persen.

Menurut Rudi, parpol-parpol besar dan menengah lainnya hanya turun 0,1-0,2 persen atau relatif mengalami stagnasi sejak bulan Juli 2020.

Setelah bergabung ke dalam pemerintahan periode kedua Jokowi, kata Rudi, Gerindra berubah sikap dari sebelumnya oposisi menjadi pendukung pemerintah.

Meskipun sejumlah figur Gerindra mencoba bersikap kritis terhadap Pemerintah, tapi sulit untuk mempertahankan elektabilitas partai.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait