Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dua Ormas Kembali Bentrok di Hari Sumpah Pemuda, Darah Berceceran

M Nurhadi Kamis, 29 Oktober 2020 | 06:17 WIB

Dua Ormas Kembali Bentrok di Hari Sumpah Pemuda, Darah Berceceran
Nampak massa dari salah sati kubu Ormas tengah memblokade jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis, (29/10/2020) dini hari. (Suara.com/Irfan)

"Saya disini langsung pergi aja, biarin dagangan. Itu ada yang mati juga, itu bekas darahnya masih ada. Serem," ujar salah seorang saksi mata.

SuaraJakarta.id - Bertepatan dengan peringatan Sumpah Pemuda ke 92 bentrokan antar Organisasi Masyarakat (Ormas) kembali terjadi di Jalan Cokroaminoto, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Rabu, (28/10) malam.

Dari informasi yang dihimpun diduga 2 Ormas yang terlibat dalam bentrokan tersebut diduga berasal dari Forum Betawi Rempug (FBR) dan Pemuda Pancasila

Padahal kedua ormas ini baru saja menyatakan damai pada Minggu (6/9/2020) lalu saat terlibat bentrokan. Namun, pernyataan damai tersebut nyatanya tak diindahkan.

Bentrokan pecah sekira pukul 00.00 WIB tengah malam, tepatnya berada di depan Perumahan Puri Beta. Pantauan Suara.com, lokasi tersebut menjadi mencekam. Arus lalu lintas tersendat, para pengendara tak berani lewat, mereka lebih memilih putar arah.

Di sekitar lokasi, bentrokan telah usai hanya menyisakan bekas-bekas seperti pecahan beling dan katu yang berserakan. Namun, massa ormas dari salah satu kubu, masih berkumpul, nampak berseragam loreng-loreng oranye.

"Woy sini lu maju, ini gua pemuda pancasila," teriak massa.

Nampak darah dari salah satu korban bentrokan antar Ormas berceceran di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis, (29/10/2020) dini hari. (Suara.com/Irfan)
Nampak darah dari salah satu korban bentrokan antar Ormas berceceran di Jalan Hos Cokroaminoto, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Kamis, (29/10/2020) dini hari. (Suara.com/Irfan)

Bentrokan tak terjadi lama, usai jajaran kepolisian langsung sigap mengamankan lokasi sekira pukul 01.00 WIB, Kamis (29/10/2020). Nampak 1 kompi pasukan bersenjata lengkap diturunkan.

Belum diketahui secara jelas ihwal penyebab bentrokan ini. Salah seorang pedagang yang barada di lokasi mengatakan bentrokan tersebut cukup membuat ketakutan warga sekitar.

"Saya disini langsung pergi aja, biarin dagangan. Itu ada yang mati juga, itu bekas darahnya masih ada. Serem," ujarnya.

Kapolsek Ciledug Kompol Wisnu Wardana turut menjadi salah satu korban dalam peristiwa ini. Dia mengalami luka karena terkena pecahan kaca dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih Ciledug. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait