Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sehari Jelang Penangkapan, KPK Ajak Sekuriti Apartemen BSD Intai Hiendra

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari Kamis, 29 Oktober 2020 | 20:51 WIB

Sehari Jelang Penangkapan, KPK Ajak Sekuriti Apartemen BSD Intai Hiendra
Penampilan baru Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat mengenakan hijab. (Suara.com/Welly H).

Hiendra diketahui datang ke salah satu apartemen temannya di sekitar BSD, Tangerang Selatan pada pukul 15.30 WIB.

SuaraJakarta.id - Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar menjelaskan proses penangkapan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto (HS) yang menjadi buronan dalam kasus suap perkara di Mahkamah Agung.

Hiendra yang sudah sembilan bulan buron itu diringkus penyidik KPK saat sedang berada di sebuah apartemen temannya di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Kamis (29/10/2020). Sebelum tertangkap, penyidik KPK dibantu Polri sudah lama memburu Hiendra. Upaya pencarian itu dengan cara menggeledah sejumlah rumah seperti di sekitar Jakarta maupun Jawa Timur. 

Lili mengungkapkan, penangkapan itu terjadi setelah KPK menerima informasi dari masyarakat tentang lokasi persembunyian Hiendra di sebuah apartemen, Rabu (8/10/2020) kemarin. Hiendra diketahui datang ke salah satu apartemen temannya di sekitar BSD, Tangerang Selatan pada pukul 15.30 WIB.

"Atas informasi tersebut penyidik KPK berkoordinasi dengan pihak pengelola apartemen dan petugas sekuriti mengintai dan menunggu kesempatan agar bisa masuk ke unit salah satu apartemen dimaksud," ujar Lili.

Keesokan paginya, saat teman Hiendra ingin mengambil barang di mobilnya, tim penyidik langsung bergerak untuk menangkap tersangka di unit apartemen. Penyidik KPK kala itu membawa surat perintah penangkapan dan penggeledahan serta disaksikan pengelola apartemen, petugas security apartemen dan polisi.

Hiendra dan temannya pun langsung diboyong ke Kantor KPK di Jalan Kuningan, Jakarta Selatan. Dalam penangkapan itu, penyidik KPK mengamankan dua unit kendaraan yang diduga digunakan Hiendra saat buron, alat komunikasi dan barang-barang pribadi miliknya.

Huni Rutan Guntur

Nama Hiendra masuk ke dalam daftar pencarian orang sejak 11 Februari 2020 lalu. Setelah tertangkap, Hiendra akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan KPK Cabang Pomdam Jaya Guntur. Namun, dikarenakan masih di tengah pandemi virus Corona (Covid-19), Hiendra akan menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan KPK Kavling C1.

Selama buron, KPK telah menetapkan Hiendra sebagai tersangka bersama dua orang lainnya yang kini tengah menjalani proses persidangan, yakni mantan sekretaris MA periode 2011-2016, Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono.

Nurhadi dan menantunya telah terlebih dahulu ditangkap tim KPK di salah satu kediaman di Jakarta Selatan, Senin (1/6).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait