Bikin Jalan Raya Narogong Licin, Galian C Ilegal Cileungsi Pernah Ditutup

Banyak warga protes.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 05 November 2020 | 18:26 WIB
Bikin Jalan Raya Narogong Licin, Galian C Ilegal Cileungsi Pernah Ditutup
Galian C Ilegal di Kampung Cibeureum, RT05/05, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Suara.com/Andi)

SuaraJakarta.id - Galian C Ilegal di Kampung Cibeureum, RT05/05, Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ternyata sudah beroperasi sejak tahun 2011. Galian ini lah penyebab utama Jalan Raya Narogong di sana licun dan menyebabkan banyak motor jatuh.

Seorang guru di SMP Negeri 1 Cileungsi yang enggan disebutkan namanya mengatakan, galian C ilegal lokasinya dekat dengan SMP Negeri 1 Cileungsi itu sudah beroperasi dari tahun 2011.

Walaupun tidak ada izin dari warga sekitar, galian C itu tetap beroperasi pada tahun 2011 lalu sampai disegel oleh pihak kepolisian.

Menurut pria yang merupakan warga asli Kampung Cibeureum itu, pada tahun 2012 pernah didatangi oleh Satpol PP Kabupaten Bogor dan sempat ditutup. Namun, selang beberapa bulan, kembali beroperasi.

Baca Juga:Puluhan Pemotor Jatuh di Narogong, Akses Galian C Cileungsi Disegel Polisi

"Galian ini tuh udah beroperasi tahun 2011, warga pernah protes tapi tetap aja melakukan aktifitas. Tahun 2012 itu pernah didatangi Satpol PP Kabupaten Bogor dan diberhentikan operasinya. Tapi beberapa bulan, kembali operasi," katanya saat ditemui SuaraJakarta.id di lokasi, Kamis (5/11/2020).

Bahkan menurutnya, akibat dari operasi galian C tersebut menyebabkan kondisi didalam kelas SMP Negeri 1 Cileungsi itu selalu kotor ketika kemarau.

Namun, saat hujan melanda wilayah Cileungsi, akses Jalan Raya Narogong selalu licin akibat tanah yang berceceran dijalan tersebut.

"Kalau kemarau nih ya, kan tanahnya itu kadang masuk ke dalam kelas, debunya itu loh. Itu kelas selalu kotor, sekarang aja lihat didalam kelas, padahal aktifitas belajar mengajar nggak ada, didalam kelas itu kotor penuh debu akibat galian tersebut," jelasnya.

"Lokasi galian ini kan di belakang sekolah, jadi pasti imbasnya ke sekolah jadi kotor," sambungnya.

Baca Juga:Pemprov Banten dan Pemkab Serang Saling Tuding Izin Galian di Desa Sanding

Ia menjelaskan, untuk yang terbaru ini pada awal tahun 2020 mulai beroperasi kembali. Dan dipertengahan tahun sempat kembali didatangi oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Satpol PP Kabupaten Bogor.

Tetapi, pihak dari Pemerintah Kabupaten Bogor itu hanya menyetop operasi galiannya saja tanpa ditutup. Setelah itu, kembali beroperasi.

"Pertengahan tahun ini (2020) pernah ada dari DLH dan Satpol PP datang ke sini. Tapi cuma sebatas memberhentikan operasi saja. Setelah itu beroperasi kembali. Kalau sama uang mah pasti diam, buktinya operasi lagi dan sekarang di segel Polisi, karena banyak pengendara yang jatuh," jelasnya lagi.

Masih di lokasi yang sama, seorang warga Kampung Cibeureum, Maman menuturkan, ada ratusan mobil dump truck pengangkut galian tanah saat masih beroperasi.

Bahkan, aktifitas galian tersebut tidak pernah berhenti dalam 24 jam.

"Ada ratusan lah, soalnya banyak banget keluar masuk. Mobilnya juga pada gede banget, ini 24 jam kadang operasinya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak