Heboh Awan Topi di Gunung Lawu, BMKG Ungkap Bahayanya Bagi Penerbangan

BMKG menyatakan awan berbentuk seperti topi ini disebut awan Lenticularis.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 06 November 2020 | 08:53 WIB
Heboh Awan Topi di Gunung Lawu, BMKG Ungkap Bahayanya Bagi Penerbangan
Ilustrasi awan berbentuk seperti topi atau awan Lenticularis di puncak gunung. [Instagram]

SuaraJakarta.id - Fenomena alam awan topi di Gunung Lawu yang terjadi pada, Kamis (5/11/2020) pagi kemarin, menghebohkan warga.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan awan berbentuk seperti topi ini disebut awan Lenticularis.

Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Semarang Iis W Harmoko menjelaskan pengertian dari awan Lenticularis.

Awan Lenticularis adalah awan atau kelompok awan seperti piring yang terperangkap di lapisan atmosfer bawah.

Baca Juga:Lebak Diguncang Gempa, BPBD Juga Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem

Dikatakan terperangkap dikarenakan awan ini umumnya tampak diam pada tempat terbentuknya.

"Jika udara naik tersebut mengandung banyak uap air dan bersifat stabil, maka saat mencapai suhu titik embun di puncak gunung, uap air tersebut mulai berkondensasi menjadi awan mengikuti kontur puncak gunung," kata Iis dikutip dari Solopos.com—jaringan Suara.com—Jumat (6/11/2020).

"Saat udara tersebut melewati puncak gunung dan bergerak turun, proses kondensasi terhenti. Inilah mengapa awan Lenticularis terlihat diam karena awan mulai terbentuk dari sisi arah datangnya angin di puncak gunung kemudian menghilang di sisi turunnya angin," imbuhnya.

BMKG menyebut kemunculan topi awan di puncak Gunung Lawu tidak dapat dihubungkan dengan tanda bencana alam.

BMKG justru mengingatkan bahaya gelombang awan topi atau awan Lenticularis bagi penerbangan.

Baca Juga:Gempa Banten Magnitudo 5,2 Pagi Ini, Warganet: Pantes Kasur Goyang

Gelombang awan Lenticularis dapat menyebabkan turbulensi bagi pesawat. Untuk itu sangat berbahaya bagi dunia penerbangan.

"Kemunculan awan Lenticularis ini merupakan pertanda keberadaan gelombang gunung. Gelombang gunung ini akan dapat menyebabkan terbentuknya turbulensi yang berbahaya bagi penerbangan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini