Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Baliho Raksasa Habib Rizieq di Megamendung Bogor Tidak Dibongkar

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 20 November 2020 | 19:36 WIB

Baliho Raksasa Habib Rizieq di Megamendung Bogor Tidak Dibongkar
Spanduk Habib Rizieq di Megamendung, Bogor (Suara.com/Andi)

Spanduk ukuran pas dengan badan jalan di dekat kantor Polsek Megamendung juga masih terpasang.

SuaraJakarta.id - Sejumlah baliho dan spanduk Habib Rizieq Shihab masih bertebaran di wilayah Bogor, seperti di sepanjang Jalan Raya Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/11/2020).

Pantauan SuaraJakarta.id, saat menelusuri sepanjang Jalan Raya Megamendung Bogor, spanduk dan baliho raksasa Habib Rizieq masih terpasang.

Seperti di Jalan Raya Cikopo Selatan, Desa Sukamaju, Kecamatan Megamendung, spanduk dan baliho ucapan selamat datang kepada pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu masih kokoh terpasang.

Bahkan, spanduk ukuran pas dengan badan jalan di dekat kantor Polsek Megamendung juga masih terpasang.

"Umat Islam Bogor Raya mengucapkan, Ahlan Wasahlan Imam Besar Umat Islam Habib Muhammad Rizieq Shihab," begitu bunyi dalam spanduk di dekat kantor Polsek Megamendung, tepatnya di Desa Sukaresmi, Kecamatan Megamendung.

Sekedar diketahui, Jalan Raya Megamendung itu merupakan akses utama menuju Ponpes Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Jalan Cikopo Selatan, Kampung Lembah Nendeut RT 05/04, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung.

Namun, spanduk berukuran kurang lebih 20X1 meter sebelah kanan jalan di Simpang Gadog menuju puncak, "Selamat datang imam besar umat islam Indonesia Al Habib Muhammad Rizieq Shihab, Ayo Gelorakan Revolusi Ahlaq" bunyi dalam spanduk tersebut sudah dicopot.

Tidak hanya itu, sebelah kiri jalan Simpang Gadog menuju Puncak Bogor berukuran kurang lebih 10X1 meter, "Ahlan wasahlan wa marhaban Habib Muhammad Rizieq Shihab," bunyi dalam spanduk tersebut juga sudah dicopot.

Tidak hanya itu saja, berbagai baliho dan spanduk Habib Rizieq yang sebelumnya memenuhi kawasan Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor itu sudah dicopot juga.

Informasi yang didapat SuaraJakarta.id, aksi penurunan spanduk dan baliho raksasa pentolan FPI itu digencarkan Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait