Hidup Lagi di Ruang Jenazah Ketika Mau Diformalin, Dia Bilang: Bahagia

Ini membuat kaget seluruh petugas kamar jenazah ketika dia tiba-tiba siuman ketika hendak menjalani proses formalin.

Siswanto | BBC
Jum'at, 27 November 2020 | 16:48 WIB
Hidup Lagi di Ruang Jenazah Ketika Mau Diformalin, Dia Bilang: Bahagia
BBC

SuaraJakarta.id - Seorang pria asal Kenya yang disangka telah meninggal dunia membuat kaget petugas kamar jenazah ketika dia tiba-tiba siuman saat hendak menjalani proses formalin.

Peter Kigen, 32, mengalami sakit kritis dan sempat kolaps di rumahnya. Dia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kapkatet, di Distrik Kericho, Kenya.

Nyawanya dikira tak terselamatkan dan tubuhnya dibawa ke kamar jenazah, menurut media setempat.

Adik laki-laki Kigen yang membawa Kigen ke rumah sakit, sebagaimana dikutip surat kabar Standard, mengatakan bahwa seorang perawat memberitahu bahwa abangnya itu telah meninggal dunia sebelum tiba di unit gawat darurat.

Baca Juga:Ketahui Hal yang Terjadi Saat Tubuh Terkena Formalin

https://twitter.com/StandardKenya/status/1331852615525818369

Akan tetapi penyelia rumah sakit, Gilbert Cheruiyot, menuturkan kepada para wartawan bahwa keluarga pasien tidak menunggu akta kematian dan langsung memindahkan tubuh Kigen ke kamar jenazah atas kemauan mereka sendiri.

Kigen, yang kemudian diwawancarai para jurnalis, menyatakan dirinya "bahagia bisa hidup dan bertekad mendedikasikan hidupnya kepada penyebaran Injil".

'Bangkit di kamar jenazah'

Kisah seseorang yang disangka sudah meninggal dunia tapi kemudian hidup lagi di kamar jenazah, bukan pertama kali terjadi di Kenya.

Pada 2014, petugas kamar jenazah di rumah sakit Naivasha terkejut dan melarikan diri ketika melihat sesosok mayat bergerak dan terlihat bernapas.

Baca Juga:Tamara Bleszynski Liburan ke Eropa, Warganet: Mukanya Pakai Formalin, ya?

Paul Mutora, pria tersebut, sebelumnya mencoba bunuh diri dengan menelan insektisida, dan telah dinyatakan meninggal pada Rabu (08/01) malam waktu setempat.

Kepala medis setempat mengatakan obat yang digunakan untuk mengobati pria ini memang memperlambat detak jantung, yang mungkin telah menyebabkan kesalahan pemberian pernyataan meninggal tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak