Dituding Berdusta soal Video Bokep, Dewi Tanjung Ancam Polisikan Fadli Zon

Rencana pelaporan ke polisi itu dilakukan lantaran Dewi menganggap Fadli Zon telah membohongi publik setelah menyangkal suka dengan hal-hal berbau porno di media sosial.

Agung Sandy Lesmana | Chyntia Sami Bhayangkara
Jum'at, 08 Januari 2021 | 13:02 WIB
Dituding Berdusta soal Video Bokep, Dewi Tanjung Ancam Polisikan Fadli Zon
Politikus PDIP Dewi Tanjung. [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

SuaraJakarta.id - Nama politikus Partai Gerindra Fadli Zon sepekan terakhir ini sedang ramai disorot banyak pihak setelah tepergok oleh warganet menyukai atau me-like video porno melalui akun Twitter pribadinya. Buntut dari kejadian itu, Fadli Zon terancam dipolisikan oleh politisi PDI Perjuangan, Dewi Tanjung.

Rencana pelaporan ke polisi itu dilakukan lantaran Dewi menganggap Fadli Zon telah membohongi publik setelah menyangkal suka dengan hal-hal berbau porno di media sosial.

Melalui akun Twitter @dtanjung15, Dewi Tanjung menegaskan akan melaporkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu ke polisi.

"Nyai mau melaporkan padli zonk ke polisi karena telah membohongi publik," kata Dewi Tanjung seperti dikutip Suara.com, Jumat (8/1/2021).

Baca Juga:Bela Blusukan Risma, Gus Mis: Fadli Zon dan Rocky Gerung Tak Bisa Dipercaya

Dalam cuitannya, ia juga mengunggah foto tangkapan layar pemberitaan salah satu media online yang mewartakan Fadli Zon mengoperasikan sendiri akun Twitter miliknya menggunakan layar besar.

Fadli Zon mau dipolisikan gegara enggak ngaku like video porno (Twitter/dtanjung15)
Fadli Zon mau dipolisikan gegara enggak ngaku like video porno (Twitter/dtanjung15)

Namun, ketika Fadli Zon tepergok menyukai akun berisi video porno ia justru dinilai menyalahkan anak buahnya yang lalai.

"Ini bukti dia sendiri yang kendalikan akun Twitternya. Begitu buka bokep pakai bohongi masyarakat bahwa itu kecerobohan anak buahnya," ungkapnya.

Dewi Tanjung menyarankan agar Fadli Zon mau mengakui kekhilafannya sebagai seorang manusia.

Jika eks Wakil Ketua DPR RI itu mau mengakui kesalahannya, maka orang lain juga diyakini akan memakluminya.

Baca Juga:Ngaku Tak Pernah Lihat Gelandangan di Sudirman, PDIP Tantang Wagub: Cek Aja

"Ngaku saja khilaf orang juga pasti maklumi kalau bilang khilaf," tukasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini