alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Catat! 7,9 Juta Warga Jakarta Usia 17-59 Tahun Bakal Disuntik Vaksin Covid

Agung Sandy Lesmana | Fakhri Fuadi Muflih Kamis, 14 Januari 2021 | 13:48 WIB

Catat! 7,9 Juta Warga Jakarta Usia 17-59 Tahun Bakal Disuntik Vaksin Covid
Relawan disuntik vaksin Covid-19. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

"Total di DKI yang mendapat vaksin untuk usia 18-59 tahun ada 7,9 juta orang."

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah melakukan persiapan untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Saat pelaksanaannya, ditargetkan 7,9 juta warga ibu kota diimunisasi.

Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti melalui video yang diunggah di akun instagram resmi Dinasnya, @dinkesdki. 7,9 juta warga Jakarta itu adalah yang berusia 17-59 tahun dari berbagai kalangan.

"Total di DKI yang mendapat vaksin untuk usia 18-59 tahun ada 7,9 juta orang," ujar Widyastuti dalam video tersebut, Kamis (14/1/2021).

Widyastuti menjelaskan, dari 7,9 juta orang itu, 130 ribu di antaranya adalah tenaga kesehatan yang disuntik di vaksinasi tahap pertama. Lalu 500 ribu pelayan publik, kelompok rentan secara geospasial dan ekonomi 3 juta, kelompok usaha dua juta, dan kelompok lansia 980 ribu orang.

Baca Juga: Mulai Vaksinasi Bulan Depan, Thailand Tambah Pesanan Dosis Vaksin COVID-19

Demi efektifitas, mereka akan menerima dua dosis vaksin yang diberikan secara bertahap dengan jeda dua pekan. Menurutnya jumlah imunisasi ini adalah terbanyak yang pernah dilakukan.

"Ini sasaran terbanyak, sebelumnya kami pernah melakukan program massal seperti ini, tapi paling banyak hanya dua juta orang," ujarnya.

Karena harus ada dua dosis untuk tiap orang, maka pihaknya membutuhkan 15 juta dosis vaksin Covid-19. Setelah rampung, masyarakat diharapkan bisa membentuk imunitas komunitas (herd immunity).

"Ada sekitar 15 sampai 16 juta dosis yang dibutuhkan di Jakarta," pungkasnya.

Baca Juga: Gagal Divaksin Covid-19, Wali Kota Serang: Semalam Habis Makan Durian

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait