alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Bisa Penuhi Permintaan Terakhir Farhan, Kakek: Hati Saya Tersayat

Rizki Nurmansyah Senin, 22 Februari 2021 | 19:37 WIB

Tak Bisa Penuhi Permintaan Terakhir Farhan, Kakek: Hati Saya Tersayat
Jenazah Muhamad Farhan Anindya, bocah tewas tenggelam di Kali Bintaro, disemayamkan di rumah duka di Jalan H. Jo'an RT 02 RW 04, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Senin (22/2/2021). [Suara.com/Wivy]

Farhan sempat meminta kepada Zainuddin untuk mewariskan segala jurus Cimande kepada dirinya.

SuaraJakarta.id - Rasa duka kental menyelimuti keluarga Muhamad Farhan Anindya, bocah yang tewas terseret arus saat berenang di kali River Park Bintaro, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan pada Minggu (21/2/2021).

Zainuddin, kakek dari Farhan, mengenang pertemuan terakhir dengan cucu kesayangannya itu.

Malam sebelum kejadian, Zainuddin bercerita Farhan sempat ikut berlatih silat Cimande hingga larut malam.

Saat itu, Farhan sempat meminta kepada Zainuddin untuk mewariskan segala jurus Cimande kepada dirinya.

Baca Juga: 24 Jam Hilang, Jasad Farhan Ditemukan Membiru, Hanyut 1,5 Km ke Tangerang

Namun, Zainuddin tak terlalu serius menanggapi permintaan Farhan. Dia hanya mengiyakan, agar Farhan tenang dan mau terus berlatih silat Cimande.

"Setiap malam minggu itu habis Isya dia ikut berlatih Cimande sama kakaknya, om-omnya juga sampai jam 10 malam. Dia nagih ke saya, katanya 'Bi jurusnya turunin ke aku semua, yang lain jangan dibagi, buat aku aja. Kapan Abi ngajarin aku main golok, tuh goloknya aku udah beli'. Saya bilang, sabar de, belajar enggak bisa sekaligus," kata Zainuddin ditemui di rumah duka, Senin (22/2/2021).

"Sampe jam 2 malam, dia masih nagih. Namanya kakek ke cucunya. Mau tidur aja dia masih bilang 'janji ya bi'. Sampai subuh, dia masih nagih dan ngajakin salat Subuh bareng," sambungnya.

Zainuddin, kakek dari Muhamad Farhan Anindya, bocah tewas tenggelam di Kali Bintaro, ditemui di rumah duka di Jalan H. Jo'an RT 02 RW 04, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Senin (22/2/2021). [Suara.com/Wivy]
Zainuddin, kakek dari Muhamad Farhan Anindya, bocah tewas tenggelam di Kali Bintaro, ditemui di rumah duka di Jalan H. Jo'an RT 02 RW 04, Pondok Karya, Pondok Aren, Tangsel, Senin (22/2/2021). [Suara.com/Wivy]

Zainuddin menyebut, cucunya itu memiliki kelebihan dalam mempelajari silat Cimande dibandingkan dengan kakak-kakaknya.

"Bisa dikatakan dia ada keunggulannya dibandingkan dengan kakak dan mpoknya. Dia cepat tanggap dan cepat hafal kalau belajar jurus Cimande. Makanya dia minta diturunkan jurus Cimande, jurus orang Bogor katanya," ungkap Zainuddin.

Baca Juga: Tak Gubris Peringatan Petugas, Bocah 9 Tahun Dua Hari Hilang di Bintaro

Minggu paginya, lanjut Zainuddin, Farhan kembali menagih permintaannya itu kepada sang kakek untuk mewariskan semua jurus Cimande yang dimiliki.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait