Hamil 7 Bulan dan Dicerai Suami, TL Jadi PSK Demi Biaya Persalinan

"Saya sudah 6 bulan menjadi PSK karena terpaksa."

Rizki Nurmansyah
Senin, 01 Maret 2021 | 16:37 WIB
Hamil 7 Bulan dan Dicerai Suami, TL Jadi PSK Demi Biaya Persalinan
Ilustrasi PSK.

SuaraJakarta.id - Dua pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia penyakit masyakarat (pekat). Salah satunya diketahui tengah hamil 7 bulan.

Wanita berinisial TL tersebut mengaku nekat melakukannya meski dalam kondisi hamil, karena terdesak kebutuhan ekonomi.

"Saya sudah 6 bulan menjadi PSK karena terpaksa," ujarnya dilansir dari Ayobandung.com—jaringan Suara.com—Senin (1/3/2021).

TL bersama rekannya diamankan Satpol PP Kota Tasikmalaya di Jalan Mayor Utarya, Kecamatan Tawang, Senin (1/3).

Baca Juga:Tanggapi Open BO PSK, Gibran Tegaskan akan Tracing Pemberi Jasa Esek Esek

Kepada petugas, TL mengaku dicerai suaminya enam bulan lalu. Ia harus menghidupi kedua anaknya yang masih kecil seorang diri.

Terlebih kini ia tengah mengandung anak ketiga dan membutuhkan biaya untuk proses persalinan.

"Penghasilan semalam tidak menentu. Kadang dapat Rp 100.000, kadang Rp 150.000," ungkapnya.

TL mengaku awal terjun ke dunia prostitusi dari ajakan temannya yang juga bekerja sebagai PSK.

Desakan ekonomi dan perpisahan dengan suami membuatnya terpaksa menjajakan diri.

Baca Juga:Gibran Tahu Banyak PSK Open BO, Netizen Minta Download MiChat

"Diajak teman bekerja seperti ini," tuturnya.

Petugas mengamankan dua PSK dalam razia pekat, Senin (1/3/2021). Salah satunya diketahui tengah hamil 7 bulan. [Foto: Ayotasik.com]
Petugas mengamankan dua PSK dalam razia pekat, Senin (1/3/2021). Salah satunya diketahui tengah hamil 7 bulan. [Foto: Ayotasik.com]

Sementara itu, Kasie Pengendalian dan Operasi Satpol PP Kota Tasikmalaya, Sandi A Sugih mengatakan, dalam razia pekat pihaknya mengamankan dua PSK di Jalan Mayor Utarya.

Menurutnya, beberapa di antara PSK tersebut sebelumnya juga pernah diamankan.

"Rata-rata yang terjaring razia itu yang pernah diamankan sebelumnya. Mereka balik lagi ke jalan menjajakan diri," ucapnya.

Alasan kembali ke dunia prostitusi, kata Sandi, rata-rata alasan faktor ekonomi. Terlebih kondisi perekonomian saat ini terdampak pandemi Covid-19.

"Kami akan terus lakukan penertiban penyakit masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak