alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tak Tahan Dilecehkan Bos di Kantor, 2 Karyawati Bank di Jakut Pilih Resign

Agung Sandy Lesmana Selasa, 02 Maret 2021 | 15:31 WIB

Tak Tahan Dilecehkan Bos di Kantor, 2 Karyawati Bank di Jakut Pilih Resign
Ilustrasi perempuan mengalami pelecehan seksual di tempat kerja. (Shutterstock)

Lantaran tak tak tahan, keduanya pun memilih berhenti dan melaporkan JH ke kantor polisi.

SuaraJakarta.id - Aksi pelecehan seksual bisa terjadi di mana dan kapan saja. Seperti yang dialami dua wanita berinisial DF dan ESF. Keduanya menjadi korban aksi cabul JH, atasannya tempat mereka bekerja di sebuah bank internasional di kawasan Ancol Pademangan, Jakarta Utara. 

Lantaran tak tak tahan, keduanya pun memilih berhenti dan melaporkan JH ke kantor polisi. 

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi menjelaskan kronologi kasus pencabulan JH dari laporan yang dibuat kedua korban. Berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian, korban ESF berkali-kali menerima pelecehan dari sang bos. aksi cabul itu kali pertama dialami ESF pada Oktober 2020 lalu. 

Tak hanya itu, korban lain DF juga menjadi sasaran JH  pada September 2020  lalu. Parahnya, tindakan tak terpuji itu dilakukan JH kepada bawahannya saat kantor sedang sepi. . 

Baca Juga: Tersandung Kasus Asusila, Gelar Oknum Sulinggih Terancam Dicabut

"Pelaku melakukan perbuatannya saat korban sedang sendirian. Selama korban masih bekerja di TKP, korban tidak pernah berani melaporkan perbuatan pelaku dengan alasan takut," kata Nasriadi, Selasa (2/3/2021). 

Tindakan pelaku kepada korban diketahui terjadi beberapa kali. Selain alasan takut, kedua korban mengaku sempat merasa malu dan takut kesulitan mendapatkan pekerjaan jika melaporkan kasus pelecehan yang dialami. 

"Namun setelah keduanya tidak tahan dengan perbuatan pelaku selama ini maka keduanya resign dari pekerjaannya dan melaporkan perbuatan pelaku," kata dia.

Setelah menyelidiki laporan kasus itu itu, polisi akhirnya meringkus JH  pada 26 Februari 2021 lalu saat sedang berada di kantornya. 

"Pelaku mengakui semua perbuatanya yang dilakukan terhadap korban," ucapnya. 

Baca Juga: Bejat! Oknum PNS di Aceh Tega Cabuli Anak Kandung yang Masih Balita

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait