alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemotor Dorong Petugas Ngotot Masuk Jalur Busway, Ini Kata TransJakarta

Rizki Nurmansyah Jum'at, 05 Maret 2021 | 16:42 WIB

Pemotor Dorong Petugas Ngotot Masuk Jalur Busway, Ini Kata TransJakarta
Tangkapan layar video viral seorang pemotor bersitegang dengan petugas sterilisasi jalur busway di sekitar Halte Taman Kota, Koridor 3 (Pasar Baru-Harmoni) pada Rabu (3/3/2021). [Instagram]

"Nekat memasuki jalur busway bisa sangat berbahaya bagi diri sendiri juga pengendara lain.

SuaraJakarta.id - Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Prasetia Budi menegaskan bahwa kendaraan roda dua atau lebih dilarang masuk jalur busway.

Pernyataan itu untuk menanggapi video viral seorang pemotor yang memarahi petugas karena memaksa masuk jalur busway.

Prasetia menyampaikan bahwa pihaknya bahwa pihak TransJakarta konsisten mengimplementasikan semua aturan yang berlaku.

Salah satunya Pasal 2 Ayat (7) Peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007.

Baca Juga: Banjir Surut, Semua Rute Bus TransJakarta Beroperasi Kembali

"Hingga saat ini masih banyak pengendara 'nakal' yang kedapatan nekat memasuki jalur busway," kata Prasetia dilansir dari Antara.

Prasetia juga menyayangkan aksi yang dilakukan seorang pengendara motor yang memarahi petugas jalur busway karena ngotot ingin masuk ke jalur tersebut.

"Kami sangat menyayangkan insiden ini karena jalur busway tidak untuk kendaraan selain TransJakarta. Nekat memasuki jalur busway bisa sangat berbahaya bagi diri sendiri juga pengendara lain," ujar Prasetia.

Kejadian ini, kata Prasetia, bukan kali pertama, sudah sering terjadi dan bahkan memakan korban jiwa.

Untuk itu, manajemen pihaknya akan selalu tegas dalam menegakkan aturan-aturan yang berlaku seperti penindakan pengendara penerobos jalur busway.

Baca Juga: Banjir Jakarta Mulai Surut, TransJakarta Operasikan 28 Rute Layanan

Prasetia menambahkan untuk memastikan pengimplementasian peraturan ini berjalan dengan baik, TransJakarta melengkapi semua armada dengan CCTV baik di bagian depan dan belakang bus, menyediakan portal-portal khususnya di daerah padat serta menurunkan petugas sterilisasi jalur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait