Ini Identitas Pengantin Baru Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Makassar

Suami istri itu adalah pengantin baru yang baru menikan menikah 6 bulan. Mereka pun tewas dalam aksi ledakan bom sambil mengendarai motor.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 29 Maret 2021 | 13:36 WIB
Ini Identitas Pengantin Baru Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Makassar
Detik-detik ledakan diduga bom di Gereja Katedral Makassar dari CCTV. [tangkapan layar]

SuaraJakarta.id - Identitas suami istri pelaku bom bunuh diri Gereja Makassar terungkap. Mereka adalah pengantin baru. Salah satunya adalah wanita bercadar. Pelaku laki-laki berinisial L dan pelaku wanita berinisial YSF.

Suami istri itu adalah pengantin baru yang baru menikan menikah 6 bulan. Mereka pun tewas dalam aksi ledakan bom sambil mengendarai motor.

Pascabom bunuh diri, beredar foto seorang laki-laki berboncengan dengan seorang wanita tengah mengendarai sepeda motor matic.

Motor tersebut diketahui bernomor polisi DD 5984 MD. Saat ditemukan di lokasi kejadian, motor tersebut dalam kondisi hancur.

Baca Juga:Pasutri Ledakan Diri di Makassar, Eks Napiter hingga Anggota JAD Dicokok

Hal itu diungkap kepolisian Indonesia. Mereka meledakan diri, Minggu (28/3/2021). Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono menjelaskan hasil data yang diperoleh dari kedua pelaku, mereka merupakan pasangan suami istri yang baru menikah enam bulan.

Petugas kepolisian mengangkat kantong jenazah berisi bagian tubuh dari terduga pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021).  ANTARA FOTO/Indra Abriyanto
Petugas kepolisian mengangkat kantong jenazah berisi bagian tubuh dari terduga pelaku bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). ANTARA FOTO/Indra Abriyanto

"Betul pelaku merupakan pasangan suami istri baru menikah enam bulan," ujar Argo dalam keterangannya, Senin (29/3/2021).

Polisi juga telah melakukan penggeledahan di sejumlah tempat guna mencari bukti lainnya, termasuk rumah pelaku.

Pelaku merupakan bagian dari jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang pernah melakukan pengeboman di Jolo Filipina.

"Pelaku berafiliasi dengan JAD. Kita tunggu hasil kerja anggota di lapangan. Kami berharap semua dapat diungkap dengan jelas," tegas Argo.

Baca Juga:Pengantin Baru Bom Gereja Makassar Baru Menikah 6 Bulan, Tewas Badan Hancur

Jumlah korban luka-luka akibat bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, sebanyak 19 orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak