alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Larangan Mudik 2021, 3 Terminal di Jakarta Tutup, Cuma Pulo Gebang Buka

Pebriansyah Ariefana Kamis, 08 April 2021 | 15:27 WIB

Larangan Mudik 2021, 3 Terminal di Jakarta Tutup, Cuma Pulo Gebang Buka
Suasana di Terminal Pulogadung, Jakarta, Rabu (18/1).

Meskipun Terminal Pulo Gebang tetap beroperasi, masyarakat tak bisa begitu saja keluar dari ibu kota.

SuaraJakarta.id - Sebanyak 3 terminal di Jakarta akan tutup saat larangan mudik 2021 untuk Idul Fitri. Ketiga terminal yang akan tutup adalah Terminal Kampung Rambutan, Terminal Kalideres, dan Terminal Tanjung Priok.

Sementara hanya terminal AKAP yang akan beroperasi, yaitu Terminal Pulo Gebang di Jakarta Timur.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan tersebut sebagai tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik lebaran Idul Fitri pada Mei 2021.

"Untuk larangan mudik memang pembahasan terakhir di Jakarta dari empat terminal yang saat ini difungsikan sebagai terminal AKAP itu rencananya hanya Terminal Pulo Gebang . Selebihnya tidak ada pelayanan AKAP," ucapnya di Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga: Takut Disebut Radikal, Organda Jabar Tak Tolak Larangan Mudik

Meskipun Terminal Pulo Gebang tetap beroperasi, masyarakat tak bisa begitu saja keluar dari ibu kota.

Terlebih, bagi mereka yang tidak memiliki kebutuhan mendesak untuk keluar kota pun tak akan diizinkan berangkat mudik.

"Pelayanan AKAP terminal Pulo Gebang akan sangat selektif, apakah terkait dengan keperluan mendesak. Misalnya kedukaan, ada yang sakit, dan seterusnya," ujar Syafrin.

Syafrin melanjutkan, dalam operasionalnya, Dishub DKI bakal menunggu keputusan lanjut dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

"Untuk pelaksanaannya kami tetap masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari Kemenhub, saat ini masih dalam tahap penggodokan. Kita harapkan dalam waktu yang tidak terlalu lama, peraturan ini akan terbit sehingga sebelum masa larangan mudik tanggal 6 kita bisa sosialisasikan secara masif kepada seluruh masyarakat, sehingga masyarakat memahami urgensi larangan mudik yang diambil dari pemerintah," pungkasnya.

Baca Juga: Menkes Budi Prioritaskan Vaksinasi Lansia di Kota Tujuan Mudik Lebaran

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait