alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rizal Ramli Bebaskan Habib Rizieq dan Aktivis Papua Jika Jadi Presiden

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 23 April 2021 | 17:48 WIB

Rizal Ramli Bebaskan Habib Rizieq dan Aktivis Papua Jika Jadi Presiden
Habib Rizieq Shihab dan Habib Bahar bin Smith (kolase)

Hari pertama dia akan menghapuskan UU Omnibus Law yang menurutnya malah membatasi gerak ekonomi Indonesia.

SuaraJakarta.id - Rizal Ramli bebaskan Habib Rizieq Shihab kalau jadi presiden. Rizal Ramli juga akan bebaskan aktivis Papua.

Janji ini dia berikan saat memaparkan apa saja hal yang sekiranya akan dia lakukan apabila menjadi pemimpin negara atau presiden Indonesia.

Hari pertama dia akan menghapuskan UU Omnibus Law yang menurutnya malah membatasi gerak ekonomi Indonesia.

Selain itu, dia juga menyinggung Islamofobia dan pembebasan Habib Rizieq Shihab dan kawan-kawannya.

Baca Juga: Rizal Ramli: Andai Jadi Presiden, Saya Hapus Omnibus Law, Habib Cs Dilepas

Meski begitu, Rizal Ramli menegaskan bahwa dirinya tidak berandai-andai, tetapi hanya 'jika seandainya'. Sebab dia diberi pertanyaan terkait itu.

Pemaparan tersebut disampaikan Rizal Ramli dalam video berjudul "Jadi Presiden, Rizal Ramli Akan Bebaskan Habib Rizieq dan Basmi Islamofobia" yang tayang lewat kanal YouTube Bang Arief.

"Saya gak berandai-andai, tapi seandainya Rizal Ramli jadi pemimpin di Indonesia, hari pertama jadi Presiden, saya akan hapuskan UU Omnibus Law. Karena tanpa Omnibus Law kita bisa tingkatin ekonomi kok," kata Rizal Ramli seperti dikutip Suara.com.

Tidak hanya UU Omnibus Law saja, Rizal Ramli juga merancang akan mencabut UU Minerba yang menurutnya sudah seharusnya kepemilikan dikembalikan ke negara.

Rizal Ramli mengurai kekayaan alam potensi Indonesia yang malah diberikan kepada pihak asing. Oleh sebab itu, jika dia menjadi pemimpin, dia akan membatalkan UU Minerba.

Baca Juga: Soal Seruan Jihad, Ferdinand ke Amien Rais: Ngancam Mulu Orang Ini

"Jadi kalau Rizal Ramli jadi pemimpin, kita batalin UU Minerba. Saya akan ambil, Indonesia akan ambil 55 persen kepemilikannya," kata Rizal Ramli.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait