alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Picu Kerumunan, Satu Toko di Thamrin City Ditutup Sementara

Rizki Nurmansyah Selasa, 04 Mei 2021 | 14:44 WIB

Picu Kerumunan, Satu Toko di Thamrin City Ditutup Sementara
Suasana pusat perbelanjaan Thamrin City di Jakarta Pusat, Senin (3/5/2021). [ANTARA]

Kerumunan pengunjung di salah satu toko di lantai 5 Mall Thamrin City terjadi karena adanya obral penjualan kerudung dan syal dengan harga murah.

SuaraJakarta.id - Satu toko di Mall Thamrin City ditutup sementara pada Senin (3/5/2021). Penutupan itu menyusul kerumunan yang terjadi di toko itu.

Penutupan dilakukan petugas gabungan Polsek Metro Tanah Abang dan Bhabinkamtimmas Kelurahan Kebon Melati.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, kerumunan pengunjung di salah satu toko di lantai 5 Mall Thamrin City terjadi karena adanya obral penjualan kerudung dan syal dengan harga murah.

"Toko Khalisa melakukan obral dengan harga murah sehingga banyak yang rebutan ingin membeli, karena takut tidak kebagian," kata Hengki dilansir dari Antara, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Operasi Ketupat Polda Metro, 4.276 Aparat TNI-Polri Jaga 14 Pos Jalur Mudik

Kerumunan terjadi pada Senin (3/5) pagi. Kemudian petugas gabungan dibantu satpam langsung melakukan teguran keras pada penjual maupun pembeli untuk segera membubarkan diri.

Hingga saat ini, dilaporkan situasi di sekitar toko telah kondusif dan kerumunan sudah nihil, setelah toko tersebut ditutup sementara waktu.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya meminta masyarakat untuk mencari lokasi alternatif belanja lebaran selain Pasar Tanah Abang setelah lonjakan jumlah pengunjung di akhir pekan, salah satunya Thamrin City.

Namun demikian, masyarakat diminta untuk tetap menerapkan protokol kesehatan saat mengunjungi pusat perbelanjaan.

Keramaian di pusat perbelanjaan berpeluang menimbulkan klaster baru penyebaran Covid-19 di wilayah setempat.

Baca Juga: Sebut Belanja Bikin Kerumunan, Mardani Disentil Teddy: Pakai HP Juga Bisa

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait