facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kasus COVID-19 di Jakarta Melejit, Wagub Riza: DKI Masuk Zona Merah

Rizki Nurmansyah Kamis, 24 Juni 2021 | 08:00 WIB

Kasus COVID-19 di Jakarta Melejit, Wagub Riza: DKI Masuk Zona Merah
Sejumlah pengendara sepeda motor melintas di dekat spanduk peringatan Zona Merah di Kelurahan Cipinang Melayu, Jakarta, Kamis (28/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

DKI Jakarta zona merah karena kasus aktif COVID-19 dan positivity rate yang terbilang tinggi.

SuaraJakarta.id - Kasus COVID-19 di Jakarta melejit dalam waktu sepekan terakhir. Akibatnya, Jakarta zona merah saat ini.

Hal itu pun diakui Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkait status Jakarta zona merah.

"Untuk COVID-19 memang dalam beberapa minggu ini DKI masuk zona merah," kata Riza di Balai Kota Jakarta, Rabu (23/6/2021).

Lebih lanjut, Riza menyebutkan wilayah DKI Jakarta zona merah, karena kasus aktif COVID-19 dan positivity rate yang terbilang tinggi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis 24 Juni: Pagi Berawan, Siang Hujan

"Sekalipun kami memiliki tingkat kesembuhan tinggi 92 persen angka kematian 1,7 persen kemampuan PCR, kami hampir 12 kali dari standar yang diminta WHO," tutur dia.

Karenanya, Pemprov DKI Jakarta memberlakukan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro yang sesuai dengan arahan dan instruksi Satgas COVID-19 nasional serta pemerintah pusat, serta menindaklanjuti regulasi (Kepgub) untuk berbagai pembatasan.

"Umpamanya seperti dalam industri yang sebelumnya 50 persen di kantor, saat ini hanya diperbolehkan 25 persen. Namun ada 11 bidang usaha esensial yang dikecualikan (logistik, keuangan, energi, informasi, dll.)," ungkap Riza.

Pengaturan lainnya, lanjut dia, kegiatan pendidikan diharuskan dilakukan secara daring. Kemudian kegiatan pariwisata diharuskan ditutup, kegiatan seni budaya harus ditutup, bahkan tempat terbuka juga harus ditutup.

"Kecuali ada hajatan masyarakat yang dirasa penting dimungkinkan dengan pembatasan 25 persen. Kemudian yang lain-lain terkait bioskop ditutup, rumah ibadah ditutup. Kemudian kebijakan lainnya transportasi dibatasi 50 persen kecuali gojek," ujar dia.

Baca Juga: Meski Tingkat Kesembuhan Tinggi, DKI Jakarta Masih Jadi Zona Merah COVID-19

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang masuk Rabu ini, pertambahan kasus positif COVID-19 yang ditemukan di Ibu Kota sebanyak 4.693 kasus.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait