facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kapolda: Penambahan Titik Penyekatan Kurangi Volume Kendaraan di Jakarta

Rizki Nurmansyah Rabu, 07 Juli 2021 | 14:52 WIB

Kapolda: Penambahan Titik Penyekatan Kurangi Volume Kendaraan di Jakarta
Petugas gabungan memeriksa sejumlah pengendara sepeda motor dengan latar belakang kendaraan taktis jenis barracuda dan panser yang disiagakan di pos penyekatan perbatasan Depok dan Jakarta di Jalan Raya Bogor, Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha

Saat ini ada 72 titik lokasi penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jakarta.

SuaraJakarta.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan penambahan titik penyekatan mampu mengurangi volume kendaraan bermotor di Jakarta saat pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Kaplda menjelaskan saat ini ada 72 titik lokasi penyekatan PPKM Darurat di wilayah Jakarta yang berbatasan dengan sejumlah kota penyangga seperti Depok, Tangerang, dan Bekasi. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya yang hanya 63 titik penyekatan.

"Jadi pembagian jalur, kemudian rekayasa yang lain seperti rambu, penambahan titik penyekatan di hulu itu kemudian berhasil mengurangi volume kendaraan di titik penyekatan," kata Kapolda saat meninjau pos penyekatan Lampiri, Jakarta, Rabu (7/7/2021).

Fadil mengatakan dalam beberapa hari pelaksanaan PPKM Darurat tersebut pihaknya bersama TNI dan Pemprov DKI mencari formula yang tepat untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Baca Juga: Terbaru! Berikut 6 Titik Penyekatan Jalan di Bogor Selama PPKM Darurat

"Teman-teman bisa lihat di Google mobile indeks harian untuk wilayah Jakarta dari hari pertama PPKM Darurat itu terjadi penurunan mobilitas masyarakat. Itu tidak lain karena kita terus melakukan evaluasi di bawah koordinasi Gubernur, kami, dan Pangdam Jaya dan jajaran berhasil mengurai kemacetan," ujar Fadil.

Meski demikian, dia tak menampik bahwa masih ada masyarakat di luar sektor esensial dan kritikal yang masih melakukan aktivitas di luar saat pelaksanaan PPKM Darurat.

"Temuan di lapangan, masih ada masyarakat yang melakukan pergerakan. Pergerakan ini yang terus kita perbaiki. Mudah-mudahan pergerakan ini terus bisa kita kurangi," tutur Fadil.

Kapolda juga menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mematuhi aturan PPKM Darurat untuk mengurangi mobilitas di luar.

"Kami terima kasih kepada warga masyarakat yang terus stay at home mengikuti arahan dan permintaan pemerintah karena hanya dengan tinggal di rumah ini bisa kita atasi," ujar Fadil. [Antara]

Baca Juga: Polresta Bogor Kota Memperluas Penyekatan Kendaraan PPKM Darurat, Tambah Enam Lokasi

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait