alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pemprov DKI Kerahkan Mobil Vaksin Keliling ke Tempat Ibadah

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Minggu, 15 Agustus 2021 | 13:52 WIB

Pemprov DKI Kerahkan Mobil Vaksin Keliling ke Tempat Ibadah
Mobil vaksin keliling (Instagram/@aniesbaswedan)

Kegiatan ini dilakukan demi memperluas dan mempermudah jangkauan vaksinasi bagi masyarakat.

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melalui Bank DKI membantu mengerahkan mobil vaksin keliling ke sejumlah tempat ibadah di ibu kota. Kegiatan ini dilakukan demi memperluas dan mempermudah jangkauan vaksinasi bagi masyarakat.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan nantinya dua unit mobil itu beserta tenaga kesehatannya akan mendatangi tempat ibadah yang ditentukan setiap harinya.

Kegiatan vaksin keliling di tempat ibadah ini merupakan hasil kerja sama Unit Usaha Syariah (UUS) bersama Pemprov DKI Jakarta dan Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta.

“Partisipasi Bank DKI dalam program Mobil Vaksin Keliling merupakan dukungan nyata terhadap berbagai program kerja Pemprov DKI Jakarta, khususnya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19” kata Herry dalam keterangan tertulis, Minggu (15/8/2021).

Baca Juga: Pemprov DKI Minta Anggaran Formula E Rp767,4 Miliar, PSI Langsung Menolak

Sebelum mengadakan kegiatan vaksin keliling di tempat ibadah, pihaknya juga turut berkontribusi sebagai kolaborator pada 10 unit mobil vaksin keliling Pemprov DKI Jakarta serta pemberian konsumsi kepada tenaga kesehatan selama berlangsungnya program mobil vaksin keliling.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Dewan Masjid Indonesia DKI Jakarta, Makmun Al Ayyubi menyebut program mobil vaksin keliling merupakan salah satu wujud kolaborasi keumatan.

"Diharapkan mampu mewujudkan tekad bersama untuk menjadikan Jakarta Sehat Indonesia Kuat," ucapnya.

Saat ini, kemampuan Pemprov DKI dalam melakukan vaksinasi mencapai 200 ribu orang setiap hari. Bahkan hari ini, jumlah penerima vaksin dosis pertama sudah mencapai 9,2 juta orang. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait