alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jakarta Paling Banyak Kasus Varian Delta, Capai 617 dari 1.904 Mutasi Corona Se-Indonesia

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 23 Agustus 2021 | 12:58 WIB

Jakarta Paling Banyak Kasus Varian Delta, Capai 617 dari 1.904 Mutasi Corona Se-Indonesia
Ilustrasi corona dan peta Indonesia

Ada 1.823 kasus varian B.1617.2 Delta di 30 provinsi.

SuaraJakarta.id - DKI Jakarta menjadi provinsi dengan varian delta virus corona paling banyak di Indonesia. Data ini tercatat oleh Kementerian Kesehatan terkait temuan kasus mutasi virus corona penyebab Covid-19.

Berdasarkan catatan Kemenkes, kasus mutasi virus corona di tanah air sudah mencapai angka 1.904. Kasus mutasi ini masuk dalam varian yang menjadi konsen atau variant of concern dari Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO.

Per 23 Agustus 2021, data Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemenkes menunjukkan, ada 5.360 spesimen yang diperiksa dengan metode whole genome sequencing, dan ditemukan 1.904 varian baru.

Varian B.1617.2 Delta menjadi varian yang paling banyak ditemukan. Ada 1.823 kasus varian ini di 30 provinsi.

Baca Juga: 1.904 Varian Delta Sudah Terdeteksi di 30 Provinsi, Kasus Terbanyak di Jakarta

Provinsi dengan kasus varian delta terbanyak adalah DKI Jakarta, dengan total 617 kasus, diikuti Jawa Barat dengan 287 kasus, Jawa Tengah 284 kasus, Bali 23 kasus, Banten 22 kasus, DI Yogyakarta 20 kasus, dan Jawa Timur 20 kasus.

Sementara itu, di luar Jawa-Bali, 18 kasus varian Delta menyebar di Aceh, 29 kasus di Sumatra Utara, 75 kasus di Sumatra Barat, 9 kasus di Sumatra Selatan, 27 kasus di Riau, 3 kasus di Bengkulu, 3 kasus di Lampung, 3 kasus di Kepulauan Riau, dan 5 kasus di Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, di Kalimantan Tengah ada 3 kasus, Kalimantan Timur 187 kasus, Kalimantan Utara 16 kasus, Kalimantan Selatan 16 kasus, dan Kalimantan Barat 28 kasus.

Lalu, di Nusa Tenggara Barat ada 42 kasus, Nusa Tenggara Timur 102 kasus, Sulawesi Selatan 14 kasus, Sulawesi Utara 8 kasus, Sulawesi Tenggara 20 kasus, Gorontalo 1 kasus, Maluku 10 kasus, Papua Barat 12 kasus, dan Papua 12 kasus.

Bukan itu saja, terdeteksi pula 64 kasus varian B.117 Alfa dan 17 kasus B.1351 Beta.

Baca Juga: PPKM Level 4 Jawa-Bali Selesai Hari Ini, Epidemiolog: Krisis Masih Ada

Oleh WHO, ketiga varian ini dilabeli Variant of Concern (VoC). Sebab, ketiganya bisa memengaruhi sifat penularan, kepekaan alat tes, keparahan gejala, hingga kemampuan virus menghindari sistem imunitas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait