alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

11 Tips Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20, Kuota 800 Ribu Peserta

Rizki Nurmansyah Minggu, 12 September 2021 | 08:00 WIB

11 Tips Lolos Kartu Prakerja Gelombang 20, Kuota 800 Ribu Peserta
Ilustrasi Kartu Prakerja.

Penerima manfaat Kartu Prakerja berhak mendapatkan uang insentif dengan total Rp 3,55 juta.

SuaraJakarta.id - Kartu Prakerja Gelombang 20 telah dibuka sejak Kamis (9/11/2021) lalu. Berikut ini SuaraJakarta.id rangkumkan tips lolos Kartu Prakerja Gelombang 20.

Untuk diketahui, sama seperti gelombang sebelumnya, kuota Kartu Prakerja Gelombang 19 dialokasikan untuk 800 ribu peserta.

Bagi mereka yang berhasil lolos jadi penerima manfaat Kartu Prakerja, berhak mendapatkan uang insentif dengan total Rp 3,55 juta.

Ada beberapa tips lolos Kartu Prakerja Gelombang 20. Tips ini dirangkum yang bersumber dari Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja.

Baca Juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 20, 9 Golongan Ini Tidak Akan Lolos Seleksi

Bagi pendaftar yang ingin lolos Kartu Prakerja, harap memperhatikan persyaratan berikut:

  1. Nama lengkap harus sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  2. Perhatikan nomor Kartu Keluarga (KK). Jangan sampai ada ketidakcocokan antara data di KTP dan KK
  3. Tanggal lahir harus sesuai KTP
  4. Alamat surat elektronik (surel) atau email yang jelas dan aktif (kotak masuk jangan sampai penuh atau jangan gunakan e-mail yang sudah lama tidak dipakai)
  5. Nomor handphone yang sesuai dengan data diri saat registrasi
  6. Alamat sesuai KTP
  7. Alamat domisili (jika tempat tinggal dan alamat di KTP berbeda)
  8. Jenis kelamin harus sama dengan KTP dan KK
  9. Pendidikan terakhir yang ditamatkan
  10. Status kebekerjaan pada saat pendaftaran Kartu Prakerja harus diisi jelas dan jujur
  11. Foto KTP atas milik pendaftar (tidak mendaftarkan orang lain).

Ke-11 poin di atas merupakan 'modal utama' bagi pendaftar Kartu Prakerja. Jika terdapat ketidaksesuaian antara data yang dimasukkan dengan data yang diperoleh Manajemen Pelaksana, maka proses pendaftaran peserta bisa menjadi alasan mengapa peserta tersebut tidak lolos.

Selain itu, ada juga beberapa golongan masyarakat yang dapat diprioritaskan menjadi penerima Kartu Prakerja.

Beberapa golongan tersebut yaitu mereka yang mempunyai tanggungan 3 orang atau lebih, bekerja pada sektor informal, bekerja pada sektor UMKM, mempunyai gaji yang relatif rendah, atau mereka yang paling terdampak akibat pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari pada akhir tahun 2020 lalu.

Baca Juga: Awas Masuk Daftar Hitam! Begini Cara Beli Pelatihan Kartu Prakerja

Untuk tahun 2021 Manajemen Pelaksana sedikit memperbarui persyaratan dan ketentuan.

Adapun persyaratan peserta Kartu Prakerja antara lain:

  • Warga Negara Indonesia berusia 18 tahun ke atas (pencari kerja atau penganggur, lulusan baru, korban PHK, pekerja buruh atau karyawan, wirausaha)
  • Tidak sedang mengikuti pendidikan formal
  • Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, dan BPUM
  • Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, dan lainnya
  • Demi pemerataan, setiap KK dibatasi hanya 2 anggota keluarga yang dapat menerima Kartu Prakerja.

Adapun rincian insentif yang akan diterima yaitu Rp 1 juta untuk saldo pembelian pelatihan (tidak bisa dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan, dan Rp 150 ribu dari survei atau rating yang diberikan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait