alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Belum Dibuka untuk Umum, Wisata Kota Tua Hanya untuk Warga Berolahraga

Rizki Nurmansyah Rabu, 15 September 2021 | 16:50 WIB

Belum Dibuka untuk Umum, Wisata Kota Tua Hanya untuk Warga Berolahraga
Suasana sepi halaman Museum Fatahillah di Kawasan Kota Tua, Jakarta, Jumat (14/5/2021). [Suara.com/Dian Latifah]

Sejumlah museum di sekitar kawasan Kota Tua juga masih ditutup sementara untuk publik.

SuaraJakarta.id - Pengelola menegaskan belum membuka untuk umum wisata di Kota Tua, Jakarta Barat. Operasional wisata Kota Tua baru dikhususkan bagi warga yang berolahraga.

Pihak pengelola juga membatasi waktu kegiatan olahraga di wisata Kota Tua setiap harinya, yakni pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB.

"Belum dibuka untuk umum hanya diperuntukkan bagi kegiatan olah raga, setelah pukul 10.00 WIB sudah harus steril," kata Bagian Pengawasan dan Penataan UPK Kota Tua, Moch Ilyas, Rabu (15/9/2021).

Selain itu, sejumlah museum di sekitar kawasan Kota Tua, seperti Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, dan museum lainnya juga masih ditutup sementara untuk publik.

Baca Juga: Malam Bersemi di Kota Tua

"Selama PPKM Level 3 belum dibuka untuk umum karena masih menunggu kebijakan yang baru dari pemerintah," ujar Ilyas.

Meskipun Wisata Kota Tua masih ditutup sementara, namun pengelola sudah mempersiapkan standar, operasi, prosedur (SOP) untuk penerapan protokol kesehatan saat pemerintah mengizinkan masyarakat berwisata ke Kota Tua.

"Saat ini telah tersedianya sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan mulai dari posko kesehatan, pemindai suhu tubuh, ruang isolasi sementara, dan dan wastafel portabel," ungkap Ilyas.

Kemudian untuk menjaga kenyamanan dan keamanan pegawai di kawasan Kota Tua, pengelola menyemprotkan cairan disinfektan secara berkala.

Seperti diketahui, pemerintah kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali hingga 20 September 2021 mendatang.

Baca Juga: Mengukir Saujana Kota Tua

Sejalan dengan keputusan tersebut, pemerintah mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 42/2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, dan Level 2 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam aturan yang diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada 13 September tersebut, pemerintah merilis daftar terbaru wilayah yang menerapkan PPKM Level 2, 3, dan 4 di Jawa-Bali. [Antara]

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait