alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pengelola Cek Rutin Kondisi Satwa di Kebun Binatang Ragunan Masa PPKM

Erick Tanjung Jum'at, 17 September 2021 | 16:17 WIB

Pengelola Cek Rutin Kondisi Satwa di Kebun Binatang Ragunan Masa PPKM
Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta. [Suara.com/Dian Latifah]

"Sehat alhamdulillah, ada pengecekan rutin. Alhamdulillah, satwanya sehat semuanya," kata Wahyudi.

SuaraJakarta.id - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mengecek rutin semua satwa di kebun binatang tersebut selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level tiga guna memastikan kondisinya sehat.

Staf Pelayanan Hubungan Masyarakat Wahyudi Bambang dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (17/9/2021) mengatakan seluruh satwa di kebun binatang tersebut saat ini dalam kondisi sehat.

"Sehat alhamdulillah, ada pengecekan rutin. Alhamdulillah, satwanya sehat semuanya," kata Wahyudi.

Ia menambahkan dua Harimau Sumatera yang sempat terpapar Covid-19 juga sudah beraktivitas normal kembali setelah mendapat perawatan intensif.

Baca Juga: Siak Terapkan PPKM Level Tiga hingga 6 September, Ini Aturan Lengkapnya

"Kalau kondisinya sudah sembuh, sudah cukup lama setelah waktu itu, sudah sembuh. Sudah beraktivitas normal sekarang," ujar dia.

Di sisi lain, Bambang belum dapat memastikan bahwa hingga saat ini belum ada wacana uji coba pembukaan kembali Ragunan seperti beberapa tempat wisata lainnya di Ibu Kota.

"Betul, belum ada wacana dibuka. Yang dibuka mungkin di Ancol, itu kan masih uji coba. Untuk Ancol sama kita beda dinas," kata Bambang.

Kendati demikian, ia menyampaikan, pihaknya sudah siap apabila ada instruksi dari pemerintah daerah untuk melakukan uji coba pembukaan kembali.

"Kalau ada instruksi kita sudah siap sebenarnya. Syaratnya itu barcode, sertifikat vaksin. Setiap orang yang punya, sudah divaksin bisa menunjukkan dengan PeduliLindungi," kata dia.

Baca Juga: Harimau Ragunan Positif Covid-19, Satgas Tegaskan Tidak Menular ke Manusia

Pihaknya telah menyiapkan kode batang (barcode) untuk skrining syarat vaksinasi melalui aplikasi PeduliLindungi dan sarana pendukung lainnya.

Dia belum dapat memastikan rencana operasional Ragunan bila nantinya dibuka karena masih belum adanya imbauan dari pemerintah.

"Kalau memang sudah ada perintah untuk dibuka, ya kita siapkan pintu-pintu yang seperti biasa untuk beroperasi," kata Bambang. (Antara)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait