SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengecam aksi vandalisme di Tugu Sepatu yang terletak di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.
Riza menyebut, kreativitas merupakan hal yang bagus. Tapi akan berbeda jika cara dan tempat penyampaiannya justru merugikan orang lain.
Terlebih lagi, Tugu Sepatu notabene salah satu simbol dari Kota Jakarta.
"Harus tahu tempatnya. Jangan kegiatan-kegiatan tersebut dilakukan pada tempat yang tidak pada tempatnya. Tugu Sepatu itu bagian dari ikon Kota Jakarta, jangan kemudian dinodai oleh vandalisme," kata Wagub DKI, Minggu (19/9/2021).
Baca Juga:Wagub DKI: Kami Tak Larang Mural, Tapi Jangan Nodai Jakarta dengan Vandalisme
Riza menegaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak melarang keberadaan mural.
![Tugu Sepatu yang baru diresmikan jadi sasaran vandalisme orang tak dikenal. [Instagram@arizapatria]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/09/19/32364-vandalisme-di-tugu-sepatu.jpg)
Hanya saja, kata Riza, kegiatan mural harus disalurkan melalui medium yang tepat.
Tidak bisa pada sembarang tempat. Terlebih lagi merugikan orang lain.
"Ya tentu ke depan kami minta, kami tidak melarang kegiatan-kegiatan mural grafiti dan sebagainya. Kreativitas generasi muda saya mohon disalurkan pada tempatnya," kata Wagub DKI.
Sementara itu, terkait kelanjutan kasus vandalisme di Tugu Sepatu, Riza mengatakan pihaknya bakal mengusut kejadian tersebut.
Baca Juga:Aksi Vandalisme di Tugu Sepatu Jakarta, Satpol PP DKI Cari Pelaku
"Ya tentu nanti aparat akan mengusut tuntas siapa yang melakukannya," tegas Wagub DKI.