alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Sungai Cisadane Berwarna Merah, DLH Tangsel: Bukan Limbah Pabrik, Tapi...

Rizki Nurmansyah Senin, 04 Oktober 2021 | 08:05 WIB

Heboh Sungai Cisadane Berwarna Merah, DLH Tangsel: Bukan Limbah Pabrik, Tapi...
Tangkapan layar video viral air Sungai Cisadane tercemar limbah berwarna merah. [Instagram@infotangsel]

Dinarasikan bahwa air Sungai Cisadane tercemar limbah berwarna merah.

SuaraJakarta.id - Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dihebohkan dengan penampakan air Sungai Cisadane berwarna merah seperti darah.

Hal itu pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah memancing di sepadan Sungai Cisadane.

Penemuan mengejutkan itu, lalu direkam oleh salah seorang warga dan akhirnya viral di media sosial setelah diunggah berbagai akun Instagram. Salah satunya diunggah oleh akun @infotangsel.co.

Dalam unggahan itu, dinarasikan bahwa air Sungai Cisadane tercemar limbah berwarna merah.

Baca Juga: Mengenang Curug Pelayangan di Serpong, Cerita Kelam hingga Jadi Primadona Wisata Alam

"Kali Cisadane dekat jembatan Serpong tercemar dengan limbah berwarna merah," tulis akun tersebut dikutip SuaraJakarta.id, Senin (4/10/2021).

Dalam video tersebut, warga yang merekam menerangkan soal adanya pencemaran sungai. Menurutnya, limbah tersebut sengaja dibuang dari sisa pengolahan plastik.

"Pencemaran kali Cisadane. Tolong pemerintah setempat diperhatikan pihak dari pengolahan plastik buang limbah warna merah. Ini harus ditindak tegas pak, tolong," terangnya.

Menanggapi video pencemaran Sungai Cisadane, Kasi Pengawasan dan Pembinaan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan, Tedi Krisna mengklaim, pihaknya sudah melakukan penelusuran sumber limbah tersebut.

Dia memastikan, bahwa limbah tersebut bukan berasal dari pabrik pengolah plastik melainkan dari pengepul.

Baca Juga: Kisah Buku Merah di Serpong: Mencatat Daftar Anggota PKI dan Label OT di KTP

"DLH Tangsel bersama Satpol PP sudah turun ke lokasi. Kegiatan (pencemaran) itu bukan pabrik atau industri, tapi pengepul plastik bekas yang dicuci dengan air sungai sebelum dikirim ke pabrik pengolah biji plastik yang lokasinya di luar Tangsel," kata Tedi saat dikonfirmasi, Minggu (3/10/2021).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait