alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

5 Atlet DKI Jakarta Positif COVID-19, Dinkes Belum Pastikan Terpapar Varian Baru

Rizki Nurmansyah Selasa, 05 Oktober 2021 | 20:53 WIB

5 Atlet DKI Jakarta Positif COVID-19, Dinkes Belum Pastikan Terpapar Varian Baru
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia. [Foto: Beritajakarta.id]

Apa pun varian yang diderita lima atlet DKI Jakarta, perawatan yang diberikan tetap sama seperti kasus COVID-19 pada umumnya.

SuaraJakarta.id - Dinas Kesehatan DKI Jakarta belum bisa memastikan lima atlet DKI Jakarta positif COVID-19 di PON XX Papua 2021 terpapar varian baru.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes DKI Jakarta, Dwi Oktavia.

Dwi menyebutkan, varian baru bisa diketahui setelah dilakukan pemeriksaan genome sequence, di mana saat ini hanya pemerintah pusat yang memiliki alat pemeriksaannya.

"Jadi saat ini sampelnya dikirim untuk pemeriksaan genome sequence untuk mengetahui variannya," ujar Dwi saat dikonfirmasi, Selasa (5/10/2021).

Baca Juga: 269 Personel TNI - Polri Amankan Pembukaan Tinju PON Papua

Meski demikian, Dwi berujar apa pun varian COVID-19 yang diderita lima atlet DKI Jakarta, perawatan yang diberikan tetap sama seperti kasus COVID-19 pada umumnya, yaitu isolasi dan perawatan secara intensif.

"Prinsipnya perlakuan atau tata laksana pada pasiennya sama yaitu yang memenuhi standar, perawatan yang sesuai dengan kondisi medis," kata Dwi.

Diketahui, lima atlet DKI Jakarta yang berlaga di PON XX Papua dinyatakan terpapar COVID-19.

Sebanyak tiga atlet dari cabang olahraga judo dan basket dinyatakan terpapar di Timika, sedangkan dua atlet yang berlaga di Jayapura dari cabang olahraga softball dan sepatu roda.

Koordinator Dokter Kontingen DKI Jakarta Junaidi mengatakan saat ini, untuk atlet yang di Jayapura diisolasi di rumah sakit swasta dan atlet yang di Timika menjalani isolasi di RSUD Timika.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Konsisten Alami Penurunan Selama 11 Minggu Usai Lonjakan Kedua

Junaidi mengatakan dari atlet DKI yang terpapar didapat angka cycle threshold value (CT Value) yang rendah. Junaidi khawatir mereka terpapar varian baru.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait