facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Antisipasi La Nina, Anies: Siaga, Tanggap dan Galang

Rizki Nurmansyah Senin, 15 November 2021 | 08:05 WIB

Antisipasi La Nina, Anies: Siaga, Tanggap dan Galang
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kiri) bersama Pangkoopsau I Marsda TNI Tedy Rizalihadi (keempat kiri) menyimak penjelasan Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Mulyo Aji (kelima kiri) saat meninjau peralatan dalam Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tingkat Provinsi DKI Jakarta, di Silang Selatan Monas, Jakarta, Rabu (13/10/2021). [ANTARA FOTO/Aprillio Akbar]

La Nina adalah fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan lebih tinggi.

SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut ada tiga kata kunci yang harus dipegang dan dilaksanakan dalam mengantisipasi potensi bencana akibat La Nina.

La Nina adalah fenomena alam yang menyebabkan udara terasa lebih dingin atau mengalami curah hujan lebih tinggi.

La Nina adalah salah satu faktor penyebab musim hujan, selain angin muson. La Nina berasal dari Bahasa Spanyol yang berarti gadis kecil.

"Ada tiga kata kunci yang harus dipegang dan dilaksanakan yaitu siaga, tanggap dan galang," ujar Anies saat apel kesiapsiagaan PMI DKI Jakarta di Taman Kota Waduk Pluit, Jakarta Utara, Minggu (14/11/2021).

Baca Juga: Uskup Samuel Oton Ajak Umat Katolik Berdoa Agar Banjir Sintang Segera Usai

Anies mengatakan dalam melaksanakan kata kunci pertama, yakni siaga, petugas harus sudah memikirkan langkah antisipasi untuk menyelamatkan serta memetakan lokasi yang aman.

"Ketika berbicara tentang bersiaga itu bukan soal upacara atau menyiapkan alat-alat tapi siaga adalah antisipasi untuk menyelamatkan. Lokasi dan langkahnya harus dipikirkan sejak awal," kata Anies.

Selanjutnya, kata Anies, apabila Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan akan terjadi hujan lokal hebat, maka setelah siaga Jakarta harus tanggap, artinya harus ada respons cepat yang dilakukan saat mulai terjadi banjir.

"Mereka turun ke lapangan untuk meringankan beban orang-orang yang terkena bencana," kata Anies.

Yang terakhir adalah galang, artinya harus galang seluruh kekuatan ketika berhadapan dengan banjir.

Baca Juga: Bahas Banjir Rangkasbitung, Bupati Lebak Intruksikan Normalisasi Drainase

Anies mengatakan seluruh unsur tiga pilar mulai dari Polisi, TNI, dan Pemprov DKI Jakarta diharapkan dapat bekerja bersama untuk menggalang seluruh kekuatan, bersama masyarakat, bahu-membahu ketika menghadapi ancaman banjir.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait