Perintahkan UKPD Atasi Banjir, Wali Kota Jakpus: Harus Surut Setelah 6 Jam

Sejauh ini wilayah Jakarta Pusat dinilai terkendali dalam mengantisipasi genangan air maupun banjir.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 17 Desember 2021 | 05:05 WIB
Perintahkan UKPD Atasi Banjir, Wali Kota Jakpus: Harus Surut Setelah 6 Jam
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma di Ruang Rapat Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (16/12/2021). [Dok. Kominfotik Jakarta Pusat]

SuaraJakarta.id - Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menjelaskan bahwa puncak musim hujan dan fenomena La Nina diprediksi terjadi mulai Januari hingga Februari mendatang.

Untuk itu, Dhany pun meminta jajaran Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) memastikan bahwa delapan kecamatan di Jakarta Pusat aman dari genangan air atau banjir.

Dia juga memerintahkan petugas UKPD harus mampu menangani genangan air atau banjir  surut 6 jam dan tanpa ada korban jiwa.

"Ini yang perlu diantisipasi sedemikian rupa. Sebab indikatornya jelas jika sampai terjadi genangan, maka genangan harus surut setelah 6 jam tanpa ada korban jiwa," kata Dhany, Kamis (16/12/2021).

Baca Juga:Jauh dari Harapan, Anggaran Penanganan Banjir Bontang Cuma 3 Persen, Pemkot Seriusan?

Dhany mengatakan, sejauh ini wilayah Jakarta Pusat dinilai terkendali dalam mengantisipasi genangan air maupun banjir.

Namun demikian, curah hujan yang turun akibat fenomena La Nina diprediksi mencapai 350 ml per detik dengan intensitas yang lama ditambah hujan di bagian hulu, dan gelombang laut tinggi menyebabkan rob.

Dalam dua bulan dengan intensitas hujan yang lama, daya tampung sungai, dan pintu air berpotensi meluap.

"Ini menuntut kesiapan kita, curah hujan harus terus dipantau. Pompa air dan pintu air harus dipastikan berfungsi dengan baik," tutur dia.

Selain mengantisipasi genangan, Dhany juga minta jajaran UKPD untuk mempersiapkan posko darurat yang melibatkan masyarakat, kampung siaga bencana, dan tiga pilar, serta memastikan distribusi bantuan logistik dari Sudin Sosial Jakarta Pusat.

Baca Juga:Banjir Lahar Dingin Semeru Kembali Terjadi, Ini Detik-detik Danrem 083 Tarik Para Relawan

Diketahui saat ini wilayah DKI Jakarta memasuki musim penghujan selama akhir 2021 hingga awal 2022 sehingga perlu kesiapsiagaan bencana.

Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kerap mengeluarkan peringatan dini terkait prakiraan hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan petir.

BPBD DKI Jakarta memetakan setidaknya ada 100 rukun warga (RW) dari 47 kelurahan di wilayah Jakarta sebagai daerah rawan bencana banjir.

Pelaksana tugas Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto mengatakan bahwa daerah rawan bencana banjir itu tersebar pada empat kota, yaitu Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

"Dari 100 RW ini, Alhamdulillah hanya empat kota paling rawan kecuali Pulau Seribu dan Jakarta Pusat," kata Sabdo Kurnianto dalam bincang virtual dengan ANTARA di Jakarta, Kamis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak