facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dharma Jaya Berencana Impor 2.500 Ton Daging Sapi sampai Lebaran

Rizki Nurmansyah Jum'at, 07 Januari 2022 | 02:05 WIB

Dharma Jaya Berencana Impor 2.500 Ton Daging Sapi sampai Lebaran
Ilustrasi daging sapi. [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]

"Sekitar 700 ton sebulan," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya.

SuaraJakarta.id - BUMD DKI Jakarta, Perumda Dharma Jaya berencana mengimpor daging sapi beku sekitar 2.500 ton. Terbanyak dari Australia.

Impor daging sapi ini untuk memenuhi kebutuhan warga Ibu Kota dan sekitarnya hingga April 2022 termasuk untuk Lebaran.

"Sekitar 700 ton sebulan," kata Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman ketika mengikuti rapat terkait pangan dengan Komisi B DPRD DKI di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Menurut dia, impor daging sapi beku didominasi dari Australia dan sebagian kecil lainnya dari Brasil dan India.

Baca Juga: Malaysia Tambah 123 Kasus Omicron, 44 Penularan Impor

Ia memproyeksi aliran masuk daging sapi beku sekitar 700 ton per bulan itu menyesuaikan kebutuhan, yakni untuk peserta Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sekitar 400 ton dan kebutuhan untuk Dharma Jaya sekitar 200 ton.

Meski pandemi COVID-19 mempengaruhi kinerja rumah potong di Australia yang banyak tidak beroperasi, namun ia memastikan DKI Jakarta sudah mengamankan alokasi daging beku impor tersebut.

Untuk mengantisipasi kendala impor dari Australia akibat pandemi COVID-19, pihaknya sudah mengajukan permohonan kepada Perum Bulog dan PT Berdikari (Persero) untuk penyaluran daging kerbau dan daging sapi dari Brazil ke DKI.

"Di Australia per hari ini saja sudah banyak rumah potong tutup karena membeludak kasus COVID-19. Hal ini menyebabkan nanti Februari, Maret, April, ada kemungkinan mereka tidak bisa 'deliver' banyak ke negara lain termasuk Indonesia," katanya.

Sementara itu, pasokan sapi lokal dari beberapa daerah di Tanah Air, salah satunya dari Nusa Tenggara Timur (NTT), kata dia, dapat menjadi opsi untuk memenuhi kebutuhan meski hingga saat ini alokasi daging sapi impor masih bisa dipenuhi

Baca Juga: Bawang Putih 95 Persen Impor, Pedagang Pasar Khawatir

Beberapa daerah yang menjadi sumber peternakan sapi dalam negeri juga sudah dilakukan penjajakan di antaranya Jawa Tengah.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait