Ahok Masuk Radar PDIP Kandidat Cagub DKI, 4 Warga Tangsel Positif Omicron

Berita Ahok masuk radar PDIP ini merupakan satu dari lima berita SuaraJakarta.id yang paling banyak dibaca, Selasa (11/1/2022).

Rizki Nurmansyah
Rabu, 12 Januari 2022 | 07:05 WIB
Ahok Masuk Radar PDIP Kandidat Cagub DKI, 4 Warga Tangsel Positif Omicron
Penulis buku 'Panggil Saya BTP: Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob' Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan penjelasan tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Allin menyebut, dua diantara warga Tangsel yang terkonfirmasi Omicron itu merupakan pasangan suami istri. Mereka terpapar Omicron lantaran kontak erat dengan rekan kerja yang juga terkonfirmasi positif Omicron.

Baca selengkapnya

3. Tiga Pelajar SMP di Krukut Terkonfirmasi Positif COVID-19

Petugas berdiri di dekat spanduk tanda zona merah COVID-19 di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta, Senin (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Petugas berdiri di dekat spanduk tanda zona merah COVID-19 di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta, Senin (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Puluhan warga RW 02 Kelurahan Krukut, Taman Sari, Jakarta Barat, terkonfirmasi positif COVID-19. Tiga diantaranya merupakan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Ada 3 orang berstatus pelajar, rata-rata berusia 12 tahun. Masih ditingkat SMP lah," ujar Ketua RW 02 Hadi Riswanto, saat dihubungi Suara.com, di Jakarta, Senin (10/1/2022) malam.

Baca selengkapnya

4. Ferdinand Hutahaean Ditahan Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Kahmi Jaya: Jangan Mengolok-olok SARA

Ferdinand Hutahaean saat memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait kasus cuitan 'Allahmu Lemah', Senin (10/1/2022). (Suara.com/M Yasir)
Ferdinand Hutahaean saat memenuhi panggilan Bareskrim Polri terkait kasus cuitan 'Allahmu Lemah', Senin (10/1/2022). (Suara.com/M Yasir)

Ferdinand Hutahaean ditahan kepolisian terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang disampaikan lewat media sosialnya. Sejumlah pihak pun angkat bicara terkait penahanan eks politisi Partai Demokrat tersebut.

Salah satunya Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW Kahmi) Jaya. Kahmi Jaya menilai tindakan kepolisian menetapkan tersangka dan menahan Ferdinand sudah sangat tepat.

Baca selengkapnya

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini