facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

PKS Tuding Interpelasi ke Anies Baswedan yang Diusulkan Ketua DPRD DKI Jakarta Sudah Politis

Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih Senin, 25 April 2022 | 12:50 WIB

PKS Tuding Interpelasi ke Anies Baswedan yang Diusulkan Ketua DPRD DKI Jakarta Sudah Politis
Gedung DPRD DKI Jakarta. [Antara]

Rencana Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang menggulirkan kembali paripurna untuk menginterpelasi Gubernur Anies Baswedan ditolak PKS.

SuaraJakarta.id - Rencana Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi yang menggulirkan kembali paripurna untuk menginterpelasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mendapat penolakan dari Anggota DPRD DKI Jakarta fraksi PKS, Ismail.

Ismail mengemukakan, agenda yang diusung Prasetio tersebut sudah bernuansa politik. Sebab ia menilai, penyelenggaraan Formula E sudah dijelaskan secara detil dalam rapat komisi di DPRD. Karena itu, ia mengaku heran apa lagi yang ingin ditanyakan kepada Anies lewat interpelasi.

"Jadi kami juga belum paham ini mengapa kok (interpelasi) dipaksakan? Mungkin nuansanya lebih nuansanya politik dibandingkan benar-benar pengawasan tanggung jawab kerja," ujar Ismail saat dikonfirmasi, Senin (24/4/2022).

Menurutnya, jika PSI dan PDIP ingin bertanya soal Formula E, lebih baik tidak bertanya langsung kepada Anies. Pemanggilan bisa dilakukan kepada pihak yang berkaitan seperti penyelenggaranya, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Baca Juga: Tolak Interpelasi Anies soal Formula E Kembali Digulirkan, PKS: Terlalu Bernuansa Politik

Bisa juga menanyakannya kepada PT Jaya Konstruksi jika ingin meminta kejelasan soal sirkuit di Ancol. Menurutnya pihak-pihak ini lebih mengerti hingga ke urusan teknis penyelenggaraan Formula E.

"Kalau mau akuntabel itu ya konfirmasi ke pihak yang dianggap terlibat dan terkait dengan penyelenggaraan Formula E," jelasnya.

Karena sudah jelas, Ismail menyarankan PSI dan PDIP beralih untuk mendukung ajang balap mobil listrik itu. Apalagi, jadwal balapan sudah ditentukan 4 Juni mendatang.

"Sesuai dengan jadwal seharusnya kita tinggal membantu menyukseskan (Formula E) saja," pungkasnya.

Sebelumnya, agenda paripurna soal interpelasi terhadap Gubernur Anies Baswedan yang sempat tertunda berencana kembali dilanjutkan. Apalagi Badan Kehormatan (BK) memutuskan Ketua DPRD DKI tidak bersalah setelah mengadakan rapat tersebut.

Baca Juga: Interpelasi Anies soal Formula E Bakal Digelar Lagi Ketua DPRD DKI, PKS: Kami Tidak Setuju

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyatakan bakal kembali mengagendakan paripurna membahas Formula E setelah Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Ia mengaku tidak bisa mengadakannya dalam waktu dekat ini karena mepet dengan lebaran.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait