facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Pilu Cleaning Service Bandara Soetta Tak Mudik: Habis-habisan Gegara Pandemi

Rizki Nurmansyah Senin, 02 Mei 2022 | 10:10 WIB

Cerita Pilu Cleaning Service Bandara Soetta Tak Mudik: Habis-habisan Gegara Pandemi
Muhamad (37), cleaning service Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), terpaksa tak bisa mudik karena faktor ekonomi. [Suara.com/Wivy Hikmatullah]

Sebelum pandemi Covid-19, Muhamad selalu mudik ke kampung istrinya di Sumedang. Tak hanya saat momen Idul Fitri, tapi saat Idul Adha pun tetap mudik.

SuaraJakarta.id - D tengah sibuknya arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Muhamad (37) hanya bisa mengelus dada. Tahun ini, ia tak bisa mudik lantaran kesulitan ekonomi.

Pekerja cleaning service di Bandara Soetta itu bercerita, dua tahun pandemi Covid-19 sangat memukul perekonomiannya hingga terpuruk.

"Tahun ini nggak mudik. Ekonomi masih sulit dan anak juga nggak kuat karena mabuk perjalanan. Jadi nggak mudik," katanya mulai bercerita kepada SuaraJakarta.id—grup Suara.com—beberapa waktu lalu.

Muhamad mengaku, efek pandemi sangat terasa bagi keluarganya. Perekonomian terasa makin sulit. Untuk mencukupi makan dan kebutuhan sehari-hari Muhamad harus menguras uang simpanannya hingga akhirnya habis.

Baca Juga: Kakorlantas Polri: 30.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta pada Malam Takbiran

Bahkan tabungan, emas perhiasan, pun ikut terkuras habis. Itu dilakukan untuk bertahan hidup di tengah kesulitan ekonomi.

Dia mengaku, puluhan gram perhiasan yang dia kumpulkan selama bertahun-tahun bersama sang istri ludes dijual.

"Perhiasan yang sudah ditabung dijual lagi, 25 gram. Buat mencukupi kebutuhan harian, habis-habisan. Kan gajian tanggal 1, nunggu sampai gajian berikutnya nggak cukup. Yang ada aja dikorbankan dulu," bebernya.

Kondisi kian parah lantaran sepinya penumpang di Bandara Soetta yang berimbas kepada pekerjaannya. Sebagai cleaning service, hari kerjanya pun berkurang dua kali lipatnya.

"Hari kerja saya pun dikurangi. Sebulan kadang 10 hari, 12 hari, berkurang," ungkapnya.

Baca Juga: Tol Cipularang Macet Total Saat Mudik Lebaran 2022, Pria Ini Sampai Nekat Tiduran di Jalan, Berani Tiru?

Kini, Muhamad bersyukur aktivitas penerbangan di Bandara Soetta kembali ramai. Hari kerjanya pun kembali bertambah menjadi 21 hari dalam satu bulan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait