Covid-19 Subvarian Omicron Masuk Indonesia, DPRD DKI Imbau Warga Jakarta Waspada

"Saya mengimbau masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa tidak perlu panik menyikapinya, tetapi dengan catatan tetap ikuti anjuran pemerintah," ujar Kenneth.

Erick Tanjung
Senin, 13 Juni 2022 | 00:05 WIB
Covid-19 Subvarian Omicron Masuk Indonesia, DPRD DKI Imbau Warga Jakarta Waspada
Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

"Saat ini semua sudah kembali normal mulai anak sekolah sudah full hingga pekerja sudah 100 persen WFO dan masyarakat juga mulai sering lepas masker saat berinteraksi," tuturnya.

Selain itu, tambah dia, belum semua orang yang mengikuti vaksin penguat atau dosis ketiga juga menjadi faktor.

Sementara di sisi lain, ujar Kenneth, angka vaksinasi lengkap di Jakarta juga diduga masih di bawah standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Data dari Satgas Covid-19, katanya, cakupan vaksinasi dosis lengkap di Indonesia baru mencapai 62 persen, sedangkan standar WHO minimal 70 persen.

Baca Juga:Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 Sudah Terdeteksi di Indonesia, Kemenkes Ungkap Tingkat Keparahannya

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, per Jumat (10/6) vaksinasi di Jakarta untuk dosis pertama sebanyak 12.539.065 orang dengan proporsi 70,3 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,7 persen warga KTP Non DKI.

Sedangkan, total dosis kedua kini mencapai 10.709.540 orang dengan proporsi 73,7 persen merupakan warga ber-KTP DKI dan 26,3 persen warga KTP Non DKI.

Kemudian, vaksinasi dosis ketiga (booster) sampai saat ini sebanyak 3.932.331 orang.

Waspada serius

Dia menambahkan, Pemprov DKI Jakarta harus mewaspadai dengan serius terkait dengan kemunculan BA.4 dan BA.5 di Indonesia, karena sudah ada contoh seperti di Amerika, China maupun Eropa.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Jadi 8 Orang, Dokter Ungkap Gejala dan Status Vaksinasi Tiap Pasien

"Harus diwaspadai dengan serius, jangan dianggap enteng karena omicron BA.4 dan BA.5 berkemampuan untuk mereinfeksi atau infeksi ulang, dan sangat jauh lebih kuat dari BA.1 dan BA.2," tegasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini