facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Mau Kondangan, Ibu di Tangsel Malah Dijotos Pengendara Sampai Benjol

Chandra Iswinarno Jum'at, 01 Juli 2022 | 21:27 WIB

Mau Kondangan, Ibu di Tangsel Malah Dijotos Pengendara Sampai Benjol
Seorang ibu ditonjok pemuda saat mengendarai motor di kawasan Pamulang, Tangsel. [tangkapan layar akun IG tangsel_info]

Aksi penganiayaan dialami seorang ibu di Kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Dia mendapatkan bogem mentah dari seorang pemuda saat sedang berkendara.

SuaraJakarta.id - Aksi penganiayaan dialami seorang ibu di Kawasan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Dia mendapatkan bogem mentah dari seorang pemuda saat sedang berkendara.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di Jalan Reni Jaya 2, Pamulang. Aksi penganiayaan itu terrekam CCTV milik salah seorang warga. Videonya pun viral di instagram @tangsel_info.

Salah seorang anak korban penganiayaan itu kemudian membagikan cerita melalui direct messenger.

Dia menyebutkan, saat ibunya tengah dibonceng oleh tetangganya dan akan menuju ke tempat kondangan. Menurutnya, ibunya terkejut lantaran tiba-tiba pelaku berhenti dan memukul.

Baca Juga: Aksi Emak Ini Pilih Gorengan yang Dibeli Bikin Gregetan 'Bekas Tangan Dia'

"Pas di jalan papasan sama pelaku, ngga tau kenapa tiba-tiba dipukul kepala ibu saya sampai benjol," katanya dikutip SuaraJakarta.id, Jumat (1/7/2022).

Mendapat perlakuan itu, korban kemudian berteriak ke pelaku dan menanyakan alasan pemukulan itu.

"Ibu saya teriak bilang 'kenapa mukul saya?' pelaku kemudian bilang kalau mau keserempet motor yang ibu saya tumpangi," ungkapnya.

Mendapat perlakuan itu, korban langsung teriak minta tolong. Alhasil ada salah seorang warga keluar yang berusaha membantu.

"Datanglah bapak-bapak nolongin ibu saya, dia juga kena pukul sama pelaku," paparnya.

Baca Juga: Bukan dengan Pacar, Perempuan Ini Deep Talk Bareng Ojek Online Saat Lelah dengan Kehidupan

Kanit Reskrim Polsek Pamulang AKP Erwin Subekti membenarkan soal video viral itu. Tetapi, pihaknya belum dapat memastikan kebenaran peristiwa itu. Erwin mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan penelusuran soal aksi penganiayaan itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait