facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tersangka Meninggal, Polisi Hentikan Kasus Cucu Bunuh Nenek di Malang

Rizki Nurmansyah Selasa, 05 Juli 2022 | 21:03 WIB

Tersangka Meninggal, Polisi Hentikan Kasus Cucu Bunuh Nenek di Malang
TKP kasus pembunuhan seorang nenek berinisial W (70) yang dilakukan sang cucu berinisial MS (18) di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (7/6/2022). [ANTARA/Vicki Febrianto]

Motif pembunuhan yang dilakukan oleh MS terhadap sang nenek karena tersangka sering dimarahi oleh korban.

SuaraJakarta.id - Polisi menghentikan penyidikan kasus pembunuhan seorang nenek berinisial W (70) yang dilakukan sang cucu berinisial MS (18). Kasus cucu bunuh nenek ini terjadi di Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Donny Bara'langi mengatakan, pihaknya telah melakukan gelar perkara dan menetapkan MS sebagai tersangka pembunuhan sang nenek.

"Kami menghentikan proses penyidikan perkara karena saat ini pelaku sudah meninggal dunia pada saat menjalani masa perawatan akibat upaya bunuh diri," kata Donny, Selasa (5/7/2022), dikutip dari Antara.

MS dilaporkan meninggal dunia pada 1 Juli 2022 saat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang. Berdasarkan keterangan dokter, MS meninggal karena mengalami radang paru-paru.

Baca Juga: 11 Kelurahan di Kota Malang Bakal Terdampak Pipa PDAM Bocor di Ranugrati Sawojajar

Dokter sempat memberikan pertolongan medis kepada MS dengan menggunakan alat bantu pernafasan. Namun, nyawa saksi kunci kasus pembunuhan tersebut tidak tertolong.

Donny menjelaskan berdasarkan hasil gelar perkara diketahui bahwa tersangka telah memukul korban dengan menggunakan benda tumpul dan mengenai bagian tubuh atas dan menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah korban meninggal, pelaku ketakutan dan melakukan upaya bunuh diri.

Menurutnya, motif pembunuhan yang dilakukan oleh MS terhadap sang nenek karena tersangka sering dimarahi oleh korban. Hal tersebut menyebabkan pelaku memiliki niat untuk memukul dan membunuh neneknya sendiri.

"Motif pembunuhan karena tersangka sering dimarahi dengan kata-kata kotor di depan umum. Sehingga, pelaku memiliki niat untuk membunuh korban. Tersangka merasa ketakutan dan kemudian mencoba bunuh diri," jelasnya.

Baca Juga: Insiden Paramotor Tersangkut Atap Sekolah Warnai Perayaan HUT Bhayangkara di Polres Kota Batu

Berdasarkan alat bukti yang didapat serta keterangan dari beberapa saksi mata, Polres Malang menetapkan MS sebagai pelaku utama pembunuhan terhadap nenek W. Kemudian, proses penghentian penyidikan perkara dilakukan sesuai dengan pasal 77 KUHP.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait