facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lebih Awal dari Pemerintah, Tarekat Syattariyah di Nagan Raya Aceh Rayakan Idul Adha Hari Ini

Rizki Nurmansyah Kamis, 07 Juli 2022 | 23:07 WIB

Lebih Awal dari Pemerintah, Tarekat Syattariyah di Nagan Raya Aceh Rayakan Idul Adha Hari Ini
Jamaah tarekat Syattariyah melaksanakan Salat Idul Adha di Masjid Jamik Abu Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, Kamis (7/7/2022) pagi. [Dok. Istimewa]

pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi pada Minggu (10/7) mendatang.

SuaraJakarta.id - Jamaah tarekat Syattariyah di Nagan Raya Aceh telah merayakan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah/2022 Masehi pada hari ini, Kamis (7/7/2022).

Perayaan Idul Adha oleh jamaah tarekat Syattariyah atau pengikut ulama kharismatik Aceh, Abu Habib Muda Seunagan, ini lebih awal dari pemerintah.

Ribuan jamaah tarekat tersebut melaksanakan Salat Idul Adha di Kompleks Masjid Jamik Abu Peuleukung, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya.

"Dengan telah dilaksanakannya Salat Hari Raya Idul Adha, maka diharapkan kepada para jamaah, untuk saling memaafkan di hari kemenangan ini,” kata khatib DR Teuku Raja Keumangan, dikutip dari Antara.

Baca Juga: Keutamaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Teuku Raja Keumangan dalam khutbahnya mengatakan, Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari raya dalam agama Islam, yang di dalamnya menyimpan berbagai peristiwa, dan peristiwa tersebut selanjutnya diabadikan dalam sebuah ritual ibadah.

Dua ibadah yang sangat identik dengan Hari Raya Idul Adha, kata dia yaitu ibadah qurban dan ibadah haji.

Menurut cucu kandung Abu Habib Muda Seunagan tersebut, kedua ibadah ini mengandung nilai keteguhan dan keimanan, serta menjadi bukti pengorbanan yang didasari dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

Ia juga mengajak kepada masyarakat yang telah merayakan Idul Adha agar dapat menghormati umat Muslim lainnya, yang saat ini belum merayakan Idul Adha, serta dapat menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Ia juga berpesan kepada para jamaah thariqat Syattariyah, agar tetap melaksanakan amanah guru yang pernah disampaikan oleh Abu Habib Muda Seunagan yaitu dengan melaksanakan Syariat Tarekat, Hakikat hingga Makrifat dengan benar benar yakin dan ikhlas.

Baca Juga: Borong Lagi! Minyak, Beras dan Susu Murah di Alfamart, Berlaku hingga 10 Juli 2022

Hal ini sebagaimana Nabiyullah Ibrahim AS yang ikhlas dan yakin akan perintah Allah SWT, dengan melaksanakan ibadah kurban terhadap anaknya Nabi Ismail. Namun saat akan disembelih, Allah SWT menggantikan sang anak dengan seekor kibas.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait