facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Paripurna DPRD DKI Hanya Dihadiri 15 Orang, Rasyidi PDIP Khawatir Rapat Online Jadi Dalih Anggota Dewan Tak Datang

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih Rabu, 03 Agustus 2022 | 14:08 WIB

Paripurna DPRD DKI Hanya Dihadiri 15 Orang, Rasyidi PDIP Khawatir Rapat Online Jadi Dalih Anggota Dewan Tak Datang
Ilustrasi--Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta [suara.com/Bowo Raharjo]

"Jangan sampai zoom itu dijadikan suatu pemanfaatan oleh anggota DPRD DKI Jakarta tidak menghadiri rapat paripurna ini," ujar Raysidi.

SuaraJakarta.id - Anggota fraksi PDIP Rasyidi geram melihat rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada Rabu (3/8/2022) hanya dihadiri sedikit orang. Kebanyakan Legislator Kebon Sirih ini datang rapat secara daring atau online lewat aplikasi zoom meeting.

Rasyidi pun khawatir rapat via zoom hanya menjadi dalih bagi para anggota dewan untuk tak datang paripurna.

"Jangan sampai zoom itu dijadikan suatu pemanfaatan oleh anggota DPRD DKI Jakarta tidak menghadiri rapat paripurna ini," ujar Raysidi di gedung DPRD DKI, Rabu (3/8/2022).

Dengan adanya fasilitas rapat online, anggota dewan bisa dengan mudah dianggap hadir dalam daftar absensi kehadiran rapat. Setelah masuk aplikasi, mereka hanya tinggal melakukan kegiatan lain tanpa memerhatikan isi rapat.

Baca Juga: Protes DPRD DKI Masih Gelar Rapat Daring, Rasyidi PDIP: Cucu Saya Saja Sekolah PTM 100 Persen

"Sehingga mereka setelah diklik yasudah namanya ada sudah aselesai karena dianggap mereka sudah ada," ucapnya.

Pantauan suara.com pada rapat paripurna ini, jumlah anggota yang hadir secara langsung tampak sedikit. Berdasarkan data absensi, hanya 15 anggota yang datang langsung ketika rapat berlangsung sampai pukul 12.00 WIB.

Mayoritas legislator Kebon Sirih ini hadir melalui aplikasi zoom meeting yang disediakan oleh Setwan DPRD DKI.

Kebijakan rapat hybrid atau gabungan online dengan datang langsung ini sudah berlangsung selama masa pandemi Covid-19. Tujuannya untuk mencegah penularan virus di ruangan terjadi pada para anggota dewan.

Menurut Rasyidi, dengan Jakarta yang saat ini menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM level 1, seharusnya tidak ada lagi anggota yang hadir rapat via zoom. Apalagi sudah banyak kegiatan yang memang dihadiri 100 persen kapasitas.

Baca Juga: Anies Sebut JIS Kebanggaan Warga Jakarta, Ichwanul Gerindra: Saya Gak Bangga Malah Bikin Malu!

Bahkan ia mencontohkan cucunya yang bersekolah juga sudah menjalankan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM 100 persen.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait